Korupsi KTP Elektronik

Tiga Dokter Menolak Diperiksa Jadi Saksi Meringankan Dokter Bimanesh! Mengejutkan Alasannya!

Mereka menolak karena ingin menjaga independensi mereka sebagai bagian dari tim IDI

Tiga Dokter Menolak Diperiksa Jadi Saksi Meringankan Dokter Bimanesh! Mengejutkan Alasannya!
Kompas.com/YOGA SUKMANA
Ilustrasi Dokter Bimanesh Sutarjo, SpPD bersama salah satu penyidik KPK di RS Medika Permata Hijau tempat Setya Novanto dirawat 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA-Tiga dokter yang hari ini, Rabu (17/1/2018) diagendakan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP pada Setya Novanto menolak hadir.

Tiga dokter itu yakni anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Dr Zubairi Djoerban, Dokter forensik dari Universitas Indonesia, Prof Dr Budi Sampoerna dan Dr Prasetyono.

Baca: Terungkap! Pendiri Partai Hanura Dengar Upaya Kudeta OSO Dirancang Sejak 3 Bulan Lalu

Baca: Heboh! Puluhan Tahun Lalu Foto dengan Sepeda Pinjaman, Kini Gadis Ini Jadi Artis Termahal Indonesia!

Baca: Mengejutkan! Inilah Alasan PNS Kantor Pajak Tahun 2018 Gajinya Bisa Tembus Rp 100 Juta Per Bulan!

Baca: Mengejutkan! Inilah 4 Manfaat Bercinta di Musim Dingin! Nomor 2 Paling Bikin Penasaran!

Mereka akan diperiksa KPK atas permintaan dari Dokter Bimanesh Sutarjo (BST) tersangka di kasus ini.

"Rencana pemeriksaan tiga dokter hari ini, itu merupakan bentuk pelaksanaan KUHAP. Mereka adalah saksi yang diajukan oleh tersangka BST, sebagai bentuk pelaksanaan terhadap hak-hak tersangka maka penyidik melakukan pemanggilan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Sayangnya atas panggilan tersebut, lanjut Febri, ketiga dokter itu menolak permintaan Bimanesh untuk diperiksa sebagai saksi yang meringankan.

Mereka menolak karena ingin menjaga independensi mereka sebagai bagian dari tim IDI yang melakukan pemeriksaan etik pada Bimanesh.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved