Reka Ulang Kasus Pembunuhan Deli Cinta, Kuasa Hukum Korban Ungkap Hal Mengejutkan Ini

Dermawan mengatakan dalam rekonstruksi yang dilakukan masih banyak kejanggalan yang belum semuanya terungkap secara terang menderang

Reka Ulang Kasus Pembunuhan Deli Cinta, Kuasa Hukum Korban Ungkap Hal Mengejutkan Ini
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Dedi Purbianto (pakai sebo), Kamis (18/1/2018) menjalani rekonstruksi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Deli Cinta Sihombing 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Pembunuhan Deli Cinta Sihombing, yang dilakukan oleh Dedi Purbianto, adalah perlakuan yang sangat keji dan sadis.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kuasa hukum dari keluarga Deli Cinta Sihombing, Dermawan Sinurat SH, dari Law Firm Dermawan Sinurat dan Patners, saat rekonstruksi.

Baca: Masuk Tahun Politik! Inilah 10 Jenderal TNI-Polri yang Berada di Lingkaran Jokowi

Baca: Istri Cantik Idrus Marham Curi Perhatian! Mengejutkan Begini Kisah Cinta Keduanya!

Dermawan mengatakan dalam rekonstruksi yang dilakukan masih banyak kejanggalan yang belum semuanya terungkap secara terang menderang.

"Yang pertama kita ucapakan terimakasih kepada polisi yang sudah bekerja keras untuk mengungkap pelaku pembunuh nya, namun dalam rekunstruksi masih banyak kejanggalan yang kita temukan,"kata Dermawan.

Kejanggalan yang belum terungkap dalam Rekonstruksi kata Dermawan, janji bertemu dan posisi anak Deli cinta Sihombing yang tidak dimasukkan dalam acara rekonstruksi.

"Kita tahu saat pembunuhan dilakukan pelaku, anak dari korban berada di rumah, kondisi anak tersebut tidak diterangkan dalam rekonstruksi,"kata Dermawan.

Dia juga mengatakan dari keterangan keluarga kliennya dan hasil visum terhadap anak korban bahwa ada tanda tanda kekerasan di jidat dan membiru di pelipis anak korban,"Jadi ini yang belum terungkap,"kata Dermawan.

Dia juga mengatakan percakapan antara korban dengN pelaku tidak dijelaskan,"Ini masih banyak kejanggalan yang belum diungkap oleh pihak kepolisian,"kata Dermawan.

Dia mengatakan dalam waktu dekat akan menemui pihak penyidik Polsek Batuaji, untuk melakukan penambahan Berita Acara Penyidikan (BAP),"Kita juga perlu mengetahui kondisi anak korban saat pelaku membunuh korban,"kata Dermawan. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved