Breaking News:

Kasus Barang Tanpa SNI di Gudang Tanjunguncang Diserahkan Polda Kepri ke Polresta Barelang

Kasus temuan barang tanpa SNI di gudang kawasan Tanjunguncang kini sedang diperiksa Polresta Barelang.

tribun batam
Dirkrimaus Polda Kepri memeriksa gudang di kawasan Tanjunguncang yang menyimpan barang-barang tanpa SNI, Rabu (24/1/2018). 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Kasus temuan barang tanpa SNI di gudang kawasan Tanjunguncang kini sedang diperiksa Polresta Barelang.

Kasus ini jadi tanggungjawab Polresta Barelang setelah Ditreskrimsus Polda Kepri menyerahkan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Arwin A Wientama saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa pihak PT Srimas yakni Gawat Supeno.

"Terkait kasus itu terus kita tindak lanjuti. Memang ada satu orang yang kita mintai keterangan," sebutnya, Jumat (26/1/2018).

Baca: Polda Kepri Langsung Sita Barang tanpa SNI di Gudang Tanjunguncang

Baca: Ketua Komisi I DPRD Heran: Kok Bisa Banyak Barang Tanpa SNI Masuk ke Batam

Baca: Dapat Info Soal Barang Tanpa SNI. Komisi I DPRD Batam Sidak ke Sebuah Gudang di Tanjung Uncang

Polisi juga akan memeriksa barang-barang ditemukan guna memastikan apakah memang barang ini wajib dikenakan SNI seperti yang dikatakan Anggota Dewan Saat sidak ke gudang tersebut.

"Ada beberapa item barang yang wajib SNI. Jadi kita ambil dulu sampel barangnya untuk di cek apakah barang ini harus ada SNI atau tidak," lanjutnya lagi.

Diberitakan sebelimnya, pasca-sidak yang dilakukan anggota Komisi 1 DPRD Kota Batam, Direskrimsus Polda Kepri langsung turun keblapangan untuk mengecek langsung barang tersebut

Bahkan polisi kemudian memberikan garis polisi pertanda barang tersebut dalam pengawasan pihak kepolisian. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved