Kasus Ujaran Kebencian oleh Horjani Terhadap Soerya Respationo Berujung Damai. Ini Kata Kapolresta

"Kasusnya sudah P21. Namun tidak disidangkan karena kasus ini delik aduan. Pelapor bisa saja mencabut laporanya," sebut Hengki

Kasus Ujaran Kebencian oleh Horjani Terhadap Soerya Respationo Berujung Damai. Ini Kata Kapolresta
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Kapolresta Barelang, AKBP Hengki 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Kasus ujaran kebencian atas tersangka Horjani Dewanti Hutagalung dengan korbannya mantan Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo berujung damai. 

Walaupun kasus tersebut sempat P21, namun kasus ini tidak jadi sampai ke meja hijau dengan alasan pihak pelapor sudah mencabut perkara dengan alasan sudah memaafkan tersangka.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki saat dimintai keterangan terkait kasus ini mengatakan, kedua belah pihak sudah menyelesaikan permasalahanya dengan cara kekeluargaan.

Baca: Berbekal Celurit, Dua Pelajar SMK Ini Bolos Sekolah dan Peras Siswa Sekolah Lain yang Juga Bolos

Baca: Prakiraan Cuaca dari BMKG Rabu Hari Ini, Malam Hari Saat Gerhana Bulan Kepri Berawan

"Kasusnya sudah P21. Namun tidak disidangkan karena kasus ini delik aduan. Pelapor bisa saja mencabut laporanya," sebut Hengki.

Sama halnya dikatakan oleh Kajari Batam, R Adi Wibowo, bahwa kasus ini tidak sampai ke persidangan. Apalagi sejauh ini kasus tersebut masih dalam ranah kepolisian.

"Dipastikan kasus ini tidak akan sampai ke Pengadilan. Sejauh ini kasus masih dalam pengawasan polisi," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus ujaran kebencian ini sempat menjadi perhatian masyarakat kota Batam. Apalagi yang menjadi korbanya adalah mantan wakil Gubernur kepri.(koe)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved