Korupsi Proyek KTP Elektronik

Foto Setya Novanto Nyengir Ini Jadi Senjata Utama bagi Jaksa KPK untuk Memenjarakannya

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) punya senjata yang cukup ampuh untuk memenjarakan mantan ketua DPR RI Setya Novanto.

Foto Setya Novanto Nyengir Ini Jadi Senjata Utama bagi Jaksa KPK untuk Memenjarakannya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik Setya Novanto menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/1/2018). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi dari pegawai perusahaan penukaran mata uang asing (money charger) yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK. 

Sebelumnya, Andi mengaku bahwa jam tangan mewah tersebut dikembalikan Setya Novanto begitu kasus ini mencuat ke permukaan.

Namun, jejak bahwa Setnov pernah memiliki jam itu tak bisa terhapus karena sejumlah media pernah mengabadikan mantan Ketua Umum partai Golkar itu mengenakannya.

Dalam persidangan, para saksi diminta mencocokkan foto jam tangan yang harganya sekitar 135.000 dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 1,3 miliar (kurs 2010) tersebut.

Foto Setya Novanto mengenakan jam tangan Richard Mille seharga Rp 1,3 miliar

Adapun saksi yang dihadirkan adalah pemilik toko jam tangan di Blok M, Jakarta Selatan.

Kemudian, Vidi Gunawan, adik kandung pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Para saksi kemudian mengatakan bahwa jam tangan yang dikenakan Novanto identik dengan jam tangan yang dimaksud oleh jaksa.

Setya Novanto didakwa menerima uang 7,3 juta dollar Amerika Serikat oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, dalam dakwaan, Novanto disebut menerima sebuah jam tangan merek Richard Mille tipe RM 011 seharga 135.000 dollar AS.

Jam tangan tersebut adalah pemberian Andi Narogong dan Johannes Marliem sebagai ucapan terima kasih karena telah meloloskan anggaran proyek e-KTP di DPR RI.

Dalam persidangan, Andi mengatakan bahwa Novanto mengembalikan jam itu pada awal 2017.

Andi kemudian memerintahkan adiknya Vidi Gunawan untuk menjual jam tangan itu ke sebuah toko di Blok M.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved