Mahasiswi Nyambi 'Ayam Kampus': Tolak Bayaran Rp 10 Juta, Jika Tak Mau Pakai Pelindung

"Kalau tamu tak bersedia menggunakan kondom, saya tolak. Dibayar Rp 10 juta pun, kalau syaratnya melepas kondom, saya tidak mau," katanya

Mahasiswi Nyambi 'Ayam Kampus': Tolak Bayaran Rp 10 Juta, Jika Tak Mau Pakai Pelindung
ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, SEMARANG -  Fenomena “ayam kampus” atau prostitusi yang melibatkan kalangan mahasiswi masih eksis di Semarang.

Meski sulit untuk menemui para pelaku bisnis esek-esek ini, pengakuan dari beberapa orang yang berhasil ditemui Tribun Jateng cukup mengejutkan.

Menjadi 'ayam kampus' tentu bukan bagian dari cita-cita Kenanga, mahasiswi universitas swasta di Kota Semarang.

Baca: Cerita Mahasiswi Nyambi Jadi Ayam Kampus. Tak Mau Open, Lebih Suka Jadi Simpanan Om-om

Baca: TERUNGKAP! Siswa Tantang Duel Kepsek Terjadi di Purbalingga. Begini Kelakuan Asli Anaknya

Ia pun segan dan malu jika lingkungan di kampus, atau bahkan keluarga mengetahui dunia hitam yang digelutinya sejak setahun terakhir.

Tak ingin identitas aslinya tersebar, Kenanga menggunakan nama samaran.

"Akun di medsos, semunya pakai nama samaran, saya juga selektif saat menerima permintaan pertemanan," ucapnya, kepada Tribun Jateng, yang berhasil mewawancarainya baru-baru ini.

Selain itu, Kenanga memilah-milah mana medsos, nomor telepon, dan aplikasi pesan untuk berkomunikasi dengan teman-teman kampus, keluarga, serta untuk 'bekerja'.

Baca: Benarkah Girls Squad Geng Sosialitas Nia Ramadhani Cs Terancam Bubar? Isu Ini Pemicunya Ternyata!

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved