Sabtu, 2 Mei 2026

Pesawat Korsel Terbakar di Singapura

Pesawat Korsel Terbakar di Bandara Changi Singapura. 'Berputar Miring, Tergelincir, Lalu Terbakar'

Sebuah pesawat yang ikut dalam Singapore Airshow terbakar setelah kecelakaan di Bandara Changi, Selasa (6/1/2018) siang.

Tayang: | Diperbarui:
channel news asia
Sebuah pesawat yang ikut dalam Singapore Airshow terbakar setelah kecelakaan di Bandara Changi, Selasa (6/1/2018) siang. 

TRIBUNBATAM.ID, SINGAPURA- Ajang pertunjukan udara, Singapore Airshow, 2018, tercederai.

Hal ini karena adanya insiden sebuah pesawat yang ikut dalam Singapore Airshow terbakar setelah kecelakaan di Bandara Changi, Selasa (6/1/2018) siang.

Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) mengatakan, pukul 13.24 waktu Singapura, sebuah pesawat terbang dari Aerobatic Black Eagles dari Angkatan Udara Republik Korea tergelincir.

Pesawat itu kemudian keluar jalur ke lapangan berumput di sisi Bandara Changi 1 dan terbakar, demikian dilansir dari Channel NewsAsia.

Pesawat lepas landas untuk pertunjukan di ajang Singapore Airshow saat kejadian tersebut berlangsung, kata CAAS.

"Pilot menjalani luka ringan dan dirawat," tambahnya.

Di laman Facebook-nya, Changi Aiport Group (CAG) mengatakan bahwa petugas bandara langsung berusaha memadamkan api yang membakar pesawat.

Karena kejadian ini, landasan pacu satu ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut, CAG menambahkan.

Dikatakan, "sejumlah keberangkatan dan kedatangan akan tertunda dalam beberapa jam ke depan".

Penumpang disarankan untuk terus mengikuti perkembangan terkini tentang penerbangan website changiairport.com atau aplikasi iChangi.

Tim custumer service Bandara Changi juga sudah siap memberikan bantuan jika diperlukan.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan."

Menurut sebuah laporan dari Kantor Berita Yonhap, Angkatan Udara Korea Selatan mengatakan "pilot tetap selamat".

Pihak Korsel juga tengah meluncurkan tim penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut, serta potensi kerusakan yang terjadi.

Saksi mata kejadian, Gerald Searle (51) mengatakan, dirinya sedang berada di bandara menunggu penerbangannya ke Australia, saat dia melihat kecelakaan itu.

"Saya melihat pesawat berputar miring, terbalik dan kemudian menuruni landasan pacu terbalik," kata Mr Searle.

"Kemudian terbakar, dan paling banyak terbakar di bagian belakang,"tambahnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved