Kejari Pinang Tangkap Terpidana Kasus Korupsi Kantor Camat. Sempat Ngaku di Batam, Ternyata. . .

Terpidana tersebut bernama Ahmad Syafei. Dia diamankan Kejari Tanjungpinang setelah divonis pidana 6 tahun oleh Mahkamah Agung.

Kejari Pinang Tangkap Terpidana Kasus Korupsi Kantor Camat. Sempat Ngaku di Batam, Ternyata. . .
tribun batam
Ahmad Syafei, terpidana korupsi pembangunan kantor Kecamatan Bukit Tahun, Rabu (7/2/2018). 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menangkap satu di antara terpidana kasus korupsi pembangunan Kantor Kecamatan Bukit Bestari tahun anggaran 2016, Selasa (6/2/2018) siang pukul 14.00 WIB.

Terpidana tersebut bernama Ahmad Syafei. Dia diamankan Kejari Tanjungpinang setelah divonis pidana 6 tahun oleh Mahkamah Agung.

"Iya sudah kita amankan seorang terpidana di Batu 10, Tanjungpinang, atas kasus korupsi pembangunan kantor Kecamatan ‎Bukit Bestari. Kita eksekusi atas putusan Mahkamah Agung," ujar Beny Setiawan, Kasipidsus Kejari Tanjungpinang di kantornya, Rabu (7/2/2018).

Terpidana ini merugikan negara sebesar Rp 40‎6 juta.

Dalam kasus korupsi pembangunan kantor Camat Bukit Bestari, Syafei merupakan Direktur CV Pilar Inti Dua Perkasa.

Ia sempat mengelak setelah dicari pihak Kejaksaan.

Baca: Diduga Pungut Uang Lapak Kuliner di Pasar Potong Lembu Pinang, Sejumlah Orang Kena OTT

Baca: KORBAN Jiwa Gempa Dahsyat Taiwan Bertambah. Inilah Video Detik-Detik Gempa Terjadi

Syafei mengaku berada di Batam, namun pada hari yang sama ternyata di Batu 10 Tanjungpinang.

"Kita langsung bawa ke kantor. Sekarang sudah di kantor kemudian dibawa ke Rutan Tanjungpinang,"katanya lagi.

Sebelumnya, ia diputus di PN Tanjungpinang selama 2 Tahun.

Kejari Tanjungpinang banding namun di Pengadilan Tinggi justru bebas.

‎Setelah itu Kejari melakukan kasasi dan diputus 6 tahun pada bulan November 2017 lalu. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved