Pengungsi Mengaku Myanmar Sengaja Bikin Rakyat Rohingya Kelaparan. 'Kami Dilarang Bekerja'

Pengungsi Rohingya menceritakan bagaimana pemerintah Myanmar membuat keluarganya kelaparan secara bertahap.

Pengungsi Mengaku Myanmar Sengaja Bikin Rakyat Rohingya Kelaparan. 'Kami Dilarang Bekerja'
Associated Press
Anak-anak perempuan Rohingya mengantre untuk mendapatkan air di kamp-kamp pengungsi di Teknaf, Bangladesh, pada Desember 2016. Anak perempuan Rohingya terpaksa menikah di usia dini demi mendapat jatah bantuan makanan. 

"Saya merasa sangat menyesal kerena tidak memberi makanan cukup kepada mereka," kata pria berusia 25 tahun itu.

"Mereka (tentara Myanmar) mengatakan kepada kami 'Ini bukan tanah kalian. Kami akan membuat kalian kelaparan'," ucap Goni menirukan perkataan para tentara.

Menurutnya, ada 500 keluarga yang tinggal di dekat rumahnya, namun baru 150 orang yang berhasil melarikan diri ke Bangladesh.

Banyak yang ingin pergi, namun tak punya cukup uang atau sudah terlalu tua.

Baca: MULAI Senin Ini, Pendaftaran Prajurit Tantama TNI AD Dibuka. Gratis dan Jangan Tergiur Iming-Iming

Areta Begum memperlihatkan luka bakar di kepala bayinya, Taslima, yang dilempar granat oleh militer Myanmar.
Areta Begum memperlihatkan luka bakar di kepala bayinya, Taslima, yang dilempar granat oleh militer Myanmar. (John Gladwin/Sunday Mirror)

Laporan tentang jumlah kelaparan yang melanda etnis Rohingya tidak dapat dikonfirmasi secara independen karena pemerintah Myanmar tidak mengizinkan wartawan masuk ke negara bagian Rakhine.

Amnesty International juga telah memperingatkan adanya peningkatan jumlah warga etnis Rohingya yang kelaparan.

Dokter yang menangani warga etnis Rohingya di pengungsian, Ismail Mehr, mengatakan mereka telah mengalami kelaparan sejak tiba di kamp penampungan di Bangladesh, terutama anak-anak dan perempuan.

"Kami melihat anak-anak dan orang dewasa kekurangan vitamin. Kami memeriksa banyak orang dengan gizi buruk, tinggal kulit dan tulangnya," katanya.

Baca: Agar Bisa Jadi Sipir Profesional, Ratusan CPNS Kemenkumham Tanjungpinang Ikut Napak Tilas

Halaman
123
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved