Banyak yang Penasaran, Hingga Tengah Malam, Lokasi Pembunuhan Satu Keluarga Masih Ramai
Seorang warga bernama Useng mengaku penasaran cerita aslinya. "Banyak sekali berita simpang siur, penasaran cerita aslinya," kata Useng.
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNBATAM.ID, TANGERANG - Rumah Korban pembunuhan satu keluarga yang berletak di Perum Taman Kota II B 6 RT 05/RW 12, Kelurahan Periuk, Tangerang Kota, Banten masih dikerumuni warga hingga tengah malam ini.
Walau gerimis, warga tetap bertahan di depan rumah berpagar biru tersebut.
Saat didatangi TribunJakarta.com, seorang warga bernama Useng mengaku penasaran cerita aslinya.
"Banyak sekali berita simpang siur, penasaran cerita aslinya," kata Useng di lokasi.
Baca: Pembunuhan Sadis! Ibu dan Dua Anak Tewas Berpelukan, Suami Kritis dengan Luka Bacok
Baca: Pembunuhan Satu Keluarga! Ema dan Efendi Baru Menikah Satu Tahun
Baca: Baru Abis Magrib Sempat Jumpa, Bilang Sama Dia, Adek yang Kuat, Ya. Ternyata. . .
Baca: TKI Asal Medan Tewas Dianiaya di Malaysia, Sebulan Dipaksa Tidur Bersama Anjing di Luar Rumah
Banyak warga yang tidak menyangka kejadian akan separah ini.
"Memang sering terdengar suara berantem di dalem," tambahnya.
Hingga malam ini, masih banyak warga berkerumun di depan rumah korban.
Diberitakan sebelumnya, Emma dan dua anaknya Nova dan Tiara ditemukan warga tewas berpelukan di dalam rumahnya.
Sementara suaminya, Mokhtar Efendi dalam kondisi kritis bersimbah darah.
Efendi langsung dibawa oleh warga sekitar ke Rumah Sakit Sari Asih.
"Posisi saat ditemukan mereka berpelukan," ujar Marti yang merupakan tetangga korban saat ditemui di lokasi kejadian.
Ibu dan kedua anaknya ini ditemukan berada di kamar depan. Sedangkan ayahnya ada di kamar belakang.
"Wajah korban tertutup bantal dan selimut," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pembunuhan-satu-keluarga_20180213_003802.jpg)