'Cruz Memang Sering Berkata Ingin Bunuh Orang, tak Sangka Dia Benar-Benar Melakukannya'

Pelaku penembakan massal di SMA Majory Stoneman Douglas Florida, Nikolas Cruz, dulunya merupakan mantan siswa di sekolah tersebut.

'Cruz Memang Sering Berkata Ingin Bunuh Orang, tak Sangka Dia Benar-Benar Melakukannya'
AFP/Handout
Tersangka penembakan massal Florida, Nikolas Cruz. 

Jillian Davis, mantan teman Cruz, langsung tahu kalau remaja 19 tahun itu menjadi pelaku penembakan ketika seorang teman mengiriminya foto lewat Snapchat.

Adapun teman Davis tersebut merupakan salah satu murid Majory yang berhasil selamat dalam insiden yang masuk 10 besar penembakan massal di Amerika Serikat itu.

Davis berkata, dia mengenal Cruz ketika sama-sama mengikuti Korps Pelatihan Personel Junior Cadangan (JROTC) saat kelas latihan.

"Anak itu sudah jelas memiliki masalah dalam mengendalikan temperamen," ujar Davis mengingat kenangan tentang Cruz.

Davis melanjutkan, Cruz sering kali melontarkan candaan kasar tentang keinginannya membunuh orang, atau memiliki senjata.

Baca: FACEBOOK Digugat Keluarga Korban Penembakan Acak lantaran Aksi Pembunuhan Tersiar di FB

"Awalnya, saya pikir itu hanya candaan remaja. Saya menyadari segala ucapannya masuk akal ketika dia menjadi pelaku," ungkap Davis.

The Telegraph memberitakan, Cruz mempunyai akun Instagram yang berisi foto-foto bernuansa kekerasan.

Antara lain terdapat satu foto yang diunggah Cruz memperlihatkan senjata jenis shotgun Maverick 88 Slug.

Dalam penjelasan di foto, Cruz berkata sangat ingin memiliki senjata tersebut. Dia bertanya apakah ada yang bisa memberi informasi soal Maverick.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved