Bupati Bintan Sumringah, Laba BPR Bintan Masih Moncer di Tengah Kondisi Ekonomi yang Landai
Bahkan, BPR Bintan bisa menjadi contoh bagi BUMD lainnya yang --jangankan untung-- justru hanya menghabiskan anggaran daerah.
Laporan Tribun Bintan, Aminuddin
TRIBUN, BINTAN - Rapat Umum Pemegang Saham (RSUP) Tahun 2017 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bintan, Rabu (21/2/2018) membuat Bupati Apri Sujadi sumringah.
Bertapa tidak, di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, kinerja BUMD milik Pemkab Bintan itu masih moncer.
Bahkan, BPR Bintan bisa menjadi contoh bagi BUMD lainnya yang --jangankan untung-- justru hanya menghabiskan anggaran daerah.
Dalam Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) BPR Bintan, Rabu (21/32/2018), aset BPR Bintan per 31 Desember tercatat Rp 331,8 miliar.
Angka itu menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Begitu juga keuntungan bersih BPR Bintan tercatat Rp 8,344 miliar.
"Itu juga meningkat, bahkan lebih tinggi dari yang kita targetkan. Target kita kemarin Rp 6,1 miliar," kata Direktur BPR Bintan Radhia Razak.
Bupati Apri Sujadi mengaku lega mendengar perputaran bisnis BPR Bintan tersebut.
Sebab, sebelumnya, ia mengaku memiliki semacam kekhawatiran bahwa BPR Bintan bakal sulit.
Selain pertumbuhan ekonomi Kepri sedang menurun, persaingan perbankan termasuk ketat karena BPR tidak hanya bersaing dengan BPR lainnya, tetapi juga bank umum.
"Lega sudah pasti," kata Apri tersenyum.
Menurut Radhia, salah satu faktor yang membuat BPR yang dipimpinnya eksis dan berlaba adalah karena pertumbuhan jumlah nasabah.
"Kita sekarang punya nasabah sekitar 18.389 orang," katanya.
Radhia senang karena kepercayaan masyarakat Bintan terhadap BPR Bintan ini terus bertambah dan pihaknya berjanji akan terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ulang-tahun-bpr-bintan_20170226_134829.jpg)