Cek! Ada 7 Tanda Seseorang Tidak Berbakat Kaya Raya

Ternyata ada beberapa jenis orang yang diyakini tidak akan bisa kaya.Siapakah saja mereka?

dok tribunjateng
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID - Ada yang meyakini, kekayaan dan kemiskinan adalah takdir meskipun juga tergantung keras tidaknya usaha dan kerja manusia dalam mencari nafkah. 

Namun, ternyata ada beberapa jenis orang yang diyakini tidak akan bisa kaya raya.
Dilansir dari Business Insider, ada tujuh tanda yang bisa menjelaskan bahwa seeorang jauh dari kehidupan kaya.  Apa saja itu?

Baca: Dewi Sandra Syok Baca Daftar Belanjaan PRT-nya. Setelah Dicek, Ternyata Barang Ini yang Dimaksud

Baca: Berakhir Damai, Begini Ending Kisah Pelakor Tulungagung Usai Video Tabur Uang Viral!

1. Kerja keras, tapi tidak kerja cerdas

"Jika yang kita lakukan sepanjang hidup adalah kerja keras, kita tidak akan menjadi kaya. Tidak cukup hanya kerja keras untuk memperoleh penghasilan," kata Ric Edelman, penasihat keuangan.

Menurut Edelman, salah satu cara kerja cerdas adalah menginvestasikan uang di pasar saham atau dana pensiun. Sehingga, uang akan kembali menghasilkan uang. "Kita bisa melakukan ini tanpa banyak risiko, tanpa banyak usaha, dan tanpa banyak waktu," ucapnya.

2. Hanya fokus pada menabung

Salah satu cara kerja cerdas lainnya adalah meningkatkan pendapatan, bukan hanya dengan menabung. Memang, menabung sangat penting untuk membangun kekayaan, tapi jangan lupakan juga pendapatan, yang merupakan fokus para orang kaya.

"Berhenti khawatir tentang kekurangan uang dan fokuslah pada bagaimana memperoleh lebih banyak," kata miliarder Steve Siebold.

3. Beli barang terlalu mahal

Jika hidup di atas standar kehidupan yang wajar bagi kita, maka kita tidak akan pernah kaya. Bahkan jika pendapatan kita mulai meningkat, jangan jadikan itu pembenaran untuk menaikkan gaya hidup.

"Saya tak beli jam atau mobil mewah sampai bisnis dan investasi saya menghasilkan banyak arus pendapatan yang aman," ujar miliarder Grant Cardone.

4. Bahagia dengan penghasilan tetap

Rata-rata orang memilih untuk digaji berdasarkan waktu, misal bulanan atau upah per jam. Namun, orang kaya memilih digaji berdasarkan hasil dan biasanya malah berwirausaha. Ini bukan berarti tidak ada orang kelas dunia yang dibayar dengan gaji (bulanan), namun untuk sebagian besar, ini adalah langkah paling lambat untuk kemakmuran.

Baca: Jualan Coklat, Bu Dendy Korban Pelakor Tulungagung Bangun Rumah Mewah, Lihat Isinya

Baca: Kalau Satu Mati, Kita Berdua Mati! Kata Luis ke Jenderal Gatot Nurmantyo

5. Tidak investasi

Salah satu cara paling efektif untuk memperoleh kekayaan adalah dengan berinvestasi. Semakin cepat mulai investasi, akan semakin baik. "Rata-rata, miliarder menginvestasikan 20 persen penghasilan mereka setiap tahun. Kekayaan mereka tak dihitung dari jumlah yang mereka hasilkan tiap tahun, namun dari bagaimana mereka berinvestasi sepanjang waktu," kata penasihat keuangan Ramit Sethi.

6. Tidak keluar dari zona nyaman

Jika ingin kaya, sukses, atau maju dalam hidup, maka harus terbiasa dengan ketidakpastian atau ketidaknyamanan. Orang-orang kaya merasa nyaman dengan ketidakpastian.

Kenyamanan fisik, fisiologis, dan emosional adalah tujuan utama pola pikir kelas menengah. Para pemikir kelas dunia mempelajari lebih dulu bahwa menjadi miliarder tidak mudah. Mereka belajar untuk nyaman bekerja dalam ketidakpastian

7. Tidak punya tujuan finansial

Jika ingin membangun kekayaan, prosesnya akan lebih mudah dan menyenangkan jika kita memiliki tujuan yang jelas dan spesifik dalam merencanakan tujuan finansial. Apakah kita akan beli rumah, melancong sebulan sekali, atau menikmati masa pensiun yang tenang, tulislah semua rencana itu untuk diwujudkan.

"Orang-orang kaya memilih untuk berkomitmen dalam memperoleh kekayaan. Butuh fokus, keberanian, pengetahuan, dan banyak usaha, namun segalanya mungkin jika kita memiliki tujuan dan visi yang jelas," kata miliarder T Harv Eker. (intisari online)

Artikel ini sudah tayang di intisari.grid.id dengan judul: Catat! Inilah 7 Tanda Bahwa Seseorang Tidak Punya Bakat Kaya Raya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved