Bart Bebas dari Hukuman Mati Sejam Pra-eksekusi berkat Permohonan Sang Ayah yang Nyaris Dibunuhnya

Bart Whitaker tega menyewa orang untuk membunuh keluarganya sendiri demi mengamankan asuransi mereka.

AFP/Handout
Kent Whitaker (kiri), dan anaknya Bart Whitaker yang menjadi pelaku utama pembunuhan terhadap keluarganya di Desember 2003. 

TRIBUNBATAM.ID, HOUSTON- Apa yang dilakukan seorang anak bernama Bart Whitaker terhadap keluarganya memang tidak manusiawi.

Bart tega menyewa orang untuk membunuh keluarganya sendiri demi mengamankan asuransi mereka.

Ketika kasusnya terungkap dan sudah ada putusan pengadilan, dia pun dijatuhi hukuman mati.

Namun, sang ayah, Kent Whitaker, yang selamat dari pembunuhan tersebut masih bersedia mengampuninya.

Berkat lobi Kent, Bart lolos dari hukuman mati yang sedianya dilaksanakan Kamis (22/2/2018).

Dilaporkan Sky News Jumat (23/2/2018), Gubernur Texas Greg Abbott memutuskan untuk memberikan grasi kepada pria 38 tahun itu.

Pemberian pengampunan itu diberikan setelah seluruh anggota Dewan Pengampunan dan Pembebasan Bersyarat Texas menyetujui keinginan Kent Selasa (20/2/2018).

Baca: TERUNGKAP! Saat Penembakan Massal yang Tewaskan 17 Orang, Ternyata Ada Seorang Polisi Jaga di Sana

Baca: GEGER! Contekan Donald Trump Saat Temui Korban Penembakan Massal Florida. Netter Mengecamnya

Baca: BUKAN Melarang Peredaran Senjata Api, Donald Trump Justru Minta Para Guru Dilatih dan Dipersenjatai

Halaman
123
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved