Breaking News:

Bart Bebas dari Hukuman Mati Sejam Pra-eksekusi berkat Permohonan Sang Ayah yang Nyaris Dibunuhnya

Bart Whitaker tega menyewa orang untuk membunuh keluarganya sendiri demi mengamankan asuransi mereka.

AFP/Handout
Kent Whitaker (kiri), dan anaknya Bart Whitaker yang menjadi pelaku utama pembunuhan terhadap keluarganya di Desember 2003. 

Keputusan Abbott untuk memberi grasi tersebut terjadi kurang dari satu jam sebelum Bart disuntik mati.

Dalam pernyataannya, Abbott menjawab Kent bakal kembali menjadi korban jika negara bagian kukuh untuk mengeksekusi Bart.

"Faktor ini menjadi pertimbangan utama mengganti hukuman terpidana menjadi seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat," kata Abbott.

Ini merupakan kali pertama dalam satu dekade, Texas memutuskan untuk memberikan pengampunan kepada terpidana mati.

Baca: Ketahuan Sekarang! Orang Inilah Penginspirasi Superman Pakai Celana Dalam di Luar!

Dalam keterangan yang diberikan kepada sipir penjara, Bart mengucapkan terima kasih kepada Texas yang telah mendengarkan ayahnya.

"Saya layak menerima hukuman ini. Mulai saat ini, saya akan berusaha untuk menjadi bagian yang baik dalam sistem ini," ujar Bart.

Adapun Kent (68) mengaku senang karena Abbott telah berbuat hal baik dengan mendengarkan rekomendasi dewan.

Baca: Grasi Ditolak Presiden, Pembunuh Satu Keluarga Pakai Racun Bakal Dieksekusi Mati Tahun Ini

Sebelumnya, pada 10 Desember 2003, Bart menjadi dalang pembunuhan terhadap keluarganya ketika mereka baru pulang makan siang dari restoran.

Halaman
123
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved