Breaking News:

Kasus Narkoba di Batam

BEGINI Penjagaan Ketat Pengiriman 1,6 Ton Sabu dari Batam ke Jakarta

Anggota Polda Kepri mengawal ketat proses pengiriman barang bukti sebanyak 1.6 Ton sabu beserta empat orang tersangkanya.

istimewa
Proses penghitungan kembali sabu 1,6 ton di bagian kargo Bandara Hang Nadim yang diberangkatkan ke Jakarta pagi tadi, Sabtu (24/2/2018). 

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Anggota Polda Kepri mengawal ketat proses pengiriman barang bukti sebanyak 1.6 Ton sabu beserta empat orang tersangkanya.

Keempatnya adalah anak buah kapal (ABK) Taiwan berbendara Singapura.

Tiga di antara tersangka merupakan keluarga yakni seorang ayah, anak, dan penokannya. Sedangkan satu lagi merupakan tetangga ketiganya.

Pengawalan tersebut dilakukan semenjak masuk ke dalam mobil hingga dibawa ke Kargo Bandara Hang Nadim Batam.

Dari kargo, kepolisian juga terus menghitung satu persatu barang masuk ke dalam pesawat.

Baca: BREAKINGNEWS: Empat ABK Taiwan dan 1,6 Ton Sabu Sudah Diberangkatkan ke Jakarta Hari Ini

Baca: Di Hadapan Kapolri dan Menkeu, ABK Marah dan Berbicara dengan Nada Tinggi. Dia Minta Hal Penting Ini

Baca: Penyelundupan Sabu di Batam Marak, Kapolri Jalin Kerjasama Intelejen dengan Cina Ungkap Sindikatnya

Pengawalan para ABK Taiwan yang menjadi tersangka penyelundupan sabu 1,6 ton saat mereka akan diterbangkan dari Bandara Hang Nadim Batam ke Jakarta, Sabtu (24/2/2018).
Pengawalan para ABK Taiwan yang menjadi tersangka penyelundupan sabu 1,6 ton saat mereka akan diterbangkan dari Bandara Hang Nadim Batam ke Jakarta, Sabtu (24/2/2018). (istimewa)

"Kita menjaga ketat untuk pengiriman barang ini sampai ke kargo Bandara Hangnadim," sebut Kabid Humas Polda Kepri.

Sama dengan para tersangka, 1.6 ton sabu juga di bawa dengan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (24/2/2018) pagi.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved