Tak Hanya Terbiasa Makan Jarum, Pisau dan Benda Tajam Lainnya, Jahrani pun Teteskan Lem ke Matanya

Jahrani (26) memiliki kebiasaan makan sendok, pisau, paku, baut dan benda tak lazim lainnya.

Tak Hanya Terbiasa Makan Jarum, Pisau dan Benda Tajam Lainnya, Jahrani pun Teteskan Lem ke Matanya
Tribun Kaltim/Rahmat Taufik
Jumrah menunjukkan hasil rontgen anaknya, Jahrani yang di dalam perutnya terdapat sendok, penjepit kuku, paku dan pengupas wortel. 

TRIBUNBATAM.ID, TENGGARONG - Jauh sebelum memiliki kebiasaan makan sendok, pisau, paku, baut dan benda tak lazim lainnya, Jahrani (26), pemuda asal Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kukar, pernah meneteskan lem buatan Korea ke matanya.

Akibatnya, kedua mata Jahrani tertutup rapat hingga kemudian dilarikan ke RSUD AW Syahranie.

Beruntung, kelopak matanya bisa terbuka lagi.

Jumrah, ibunda Jahrani kepada Tribun Kaltim menuturkan, pernah suatu saat dulu, anak sulungnya itu meneteskan lem seperti layaknya obat tetes mata.

Saat itu kondisi rumah memang sepi, hanya tinggal Jahrani sendiri.

"Dia malah menyalahkan saya karena menaruh lem Korea sembarang," tutur Jumrah.

Lem itu sering digunakan adik Jahrani untuk mengelem sepatu.

Baca: BEGINI Penjagaan Ketat Pengiriman 1,6 Ton Sabu dari Batam ke Jakarta

Baca: BREAKINGNEWS: Empat ABK Taiwan dan 1,6 Ton Sabu Sudah Diberangkatkan ke Jakarta Hari Ini

Jumrah mengatakan, Jahrani sudah 7 kali bolak-balik ke rumah sakit.

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved