Kamis, 30 April 2026

Setelah Penjarakan Banyak Pangeran, Raja Salman Pecat Panglima Militer dan Sejumlah Perwiranya

Raja Salman melakukan perombakan besar-besaran angkatan bersenjata Arab Saudi.

Tayang:
GETTY IMAGES
Raja Salman mulai berkuasa sejak 2015, dan sejak tahun lalu ia menunjuk Putra Mahkota Mohammed bin Salma, yang dipandang progresif. 

TRIBUNBATAM.id- Raja Salman melakukan perombakan besar-besaran angkatan bersenjata Arab Saudi.

Melalui dekrit yang dikeluarkan Raja Arab Saudi larut malam itu, Raja Salman telah memecat panglima angkatan bersenjata dan sejumlah perwira lain.

Yang juga dipecat adalah kepala staf angkatan darat dan kepala staf angkatan udara.

Dilansir dari BBC Indonesia, tak dijelaskan alasan pemecatan-pemecatan yang diumumkan melalui pemberitaan kantor berita resmi Arab Saudi, SPA itu.

Militer Arab Saudi sedang memimpin koalisi untuk menumpas pemberontakan di Yaman, yang tahun ini akan melampaui tahun ketiga peperangan berdarah itu.

Baca: 3 Bulan Tutup dan Dijadikan Penjara Mewah Pangeran Arab Saudi, Hotel Ritz Carlton Segera Dibuka Lagi

Baca: CATAT! Mulai Tahun Ini Arab Saudi Larang Ekspatriat Kerja di 12 Bidang Ini Demi Pekerja Lokal

Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang juga merupakan Menteri Pertahanan, diyakini berada di balik berbagai perombakan politik Saudi.

Tahun lalu, puluhan tokoh terkemuka Saudi, termasuk para pangeran, menteri dan para usahawan super kaya, ditahan di sebuah hotel bintang lima yang dubah jadi penjara bagi mereka, dalam gebrakan pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Kerahkan Pasukan Elit Ini Tangkapi 11 Pangeran

Baca: Pangeran Mohammed Beli Rumah Termahal Sejagad Raya. Desain dan Harganya Bikin Melotot

Siapa Duduki Militer?

Menurut SPA, Panglima Angkatan Bersenjata, Jenderal Abdul Rahman bin Saleh al-Bunyan adalah salah satu tokoh yang 'masa baktinya dihentikan.'

Sejumlah perwira sudah dipromosikan untuk menggantikan mereka yang dipecat.

Saudi juga menunjuk sejumlah pejabat politik baru, termasuk wakil menteri perburuhan dan pembangunan sosial, yang dijabat oleh seorang perempuan, Tamadar binti Yousef al-Ramah.

Penunjukkan pejabat perempuan merupakan hal yang luar biasa langka di Arab Saudi yang ultra konservatif.

Pangran Turki bin Talal ditunjuk sebagai wakil gubernur provinsi Asir yang baru.

Ia adalah adik dari pengusaha super kaya, Pangeran Alwaleed bin Talal, yang sempat ditahan dalam gebrakan anti korupsi, sebelum dilepaskan beberapa waktu lalu. (bbc indonesia)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved