Breaking News:

Dikendalikan dari Toko Pakaian Dalam, Arisan Ce Nying-nying Dilaporkan Pesertanya ke Polisi

Arisan Ce Nying-nying baru dilaunching sekitar Oktober 2017. Belakangan, beberapa peserta arisan melaporkan ke polisi

Surya/samsul hadi
Salah satu korban arisan Ce Nying-nying menunjukkan foto penerimaan bukti kuitansi pembayaran arisan dengan EK saat melapor ke Polres Blitar Kota 

TRIBUNBATAM.ID, BLITAR  - Toko Istana di Jalan Veteran, Kota Blitar, Jatim itu terlihat tertutup, Minggu (4/3/2018).

Toko pakaian dalam wanita itu milik EK (27), owner arisan Ce Nying-nying yang sekarang dilaporkan beberapa membernya ke polisi karena diduga melakukan penipuan.

Toko pakaian dalam wanita itu tidak terlalu besar. Di bagian atas toko terdapat banner bertuliskan Istana underwear dan gambar dua perempuan memakai pakaian dalam.

Tulisan pada banner didominasi warna merah muda. Pintu toko jenis pintu harmonika berwarna hijau.

Di toko itu, biasanya EK menerima para peserta arisan Ce Nying-nying. Para calon peserta yang tergiur dengan iklan arisan di media sosial Facebook, biasanya  datang ke toko itu untuk mendaftar. Toko itu selalu ramai dikunjungi para ibu muda.

"Toko itu selalu ramai didatangi ibu-ibu muda saat buka," kata Winarno, warga yang tinggal di depan toko itu.

Toko pakaian dalam wanita itu belum ada satu tahun dibuka. "Tiap Minggu tokonya tutup," ujarnya.

EK merupakan owner arisan Ce Nying-nying. Arisan itu menawarkan arisan uang, sepeda motor, dan mobil.

Arisan Ce Nying-nying baru dilaunching sekitar Oktober 2017. Belakangan, beberapa peserta arisan melaporkan EK ke Polres Blitar Kota.

Korban merasa ditipu dengan arisan itu. Beberapa korban yang ikut arisan mobil sampai sekarang belum mendapatkan barang tersebut.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved