Pascagempa Dahsyat 7,5 SR dan Tewaskan 67 Orang, Warga Papua Nugini Terus Ketakutan

Gempa dahsyat berkekuatan 7,5 SR di dataran tinggi pedalaman Papua Nugini pekan lalu, telah menewaskan 67 orang.

Pascagempa Dahsyat 7,5 SR dan Tewaskan 67 Orang, Warga Papua Nugini Terus Ketakutan
twitter @MartynNamorong
Warga bergotong royong mencari korban gempa bumi di Papua Nugini. 

Namun, pemerintah Papua Niugini belum merilis jumlah korban tewas secara resmi.

Regmi menambahkan, air dan sanitasi menjadi kebutuhan yang menjadi perhatian utama, sementara banyak tim bantuan tidak bisa membawa makanan ke daerah yang mengalami kerusakan jalan akibat longsor.

Gempa juga mempengaruhi operasional perusahaan raksasa Amerika Serikat di bidang energi, ExxonMobil, yang akan tutup selama 8 pekan.

Perdana Menteri Peter O'Neil mengatakan pada pekan lalu, penutupan pabrik gas tersebut akan memiliki dampak besar terhadap ekonomi, di mana sangat bergantung pada sumber daya alam.

Direktur pelaksana ExxonMobil Papua Niugini Andrew Barry mengatakan, produksi proyek senilai 19 miliar dollar AS atau Rp 261,2 triliun akan dipulihkan secepat mungkin.

"Peristiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya di negara ini dan perusahaan," katanya. (kompas.com/Veronika Yasinta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Tewas Gempa Magnitudo 7,5 di Papua Niugini Capai 67 Orang"

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved