Terungkap! Pengakuan Napi Lapas Tanjungpinang Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Malaysia!

Pengakuan Napi Lapas Narkoba Batu 18 Kijang Ini Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Malaysia. Begini detailnya!

tribunbatam/aminnudin
Ampio, Napi Lapas Tanjungpinang kedapatan miliki sabu saat ekspos di Mapolres Bintan, Kamis (15/3/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN-Selain ekspos pengungkapan narkoba yang TKP nya di Pelabuhan Bandar Seri Bentan Tanjungpinang pada Sabtu, 17 Februari lalu, juga diekspose tersangka lain yang pernah diamankan di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang pada Rabu, 28 Februari 2018 dengan tersangka Tju Ang Pio alias Ampio (37).

Ampio, seperti diberitakan Tribun 28 Februari lalu diamankan sipir lapas Narkotika di Km 18 Kijang sendiri dalam suatu razia internal. Dalam razia, sipir mendapati paket kecil narkotika jenis sabu di lemari kardus Ampio yang berlokasi di kamar selnya di blok Hang Lekir.

Baca: Terkait Isu Narkoba Jaringan Lapas, Polres Bintan Ringkus Husni Thamrin di Pinang!

Baca: Kasus Polisi Narkoba Polres Bintan! Hakim Vonis Dua Terdakwa 8 dan 10 Tahun Penjara!

Baca: Razia Penjara, Napi Lapas Tanjungpinang Kedapatan Simpan Sabu! Kepala Lapas Meradang!

Begitu kedapatan, Ampio langsung digiring petugas lapas ke ruang pemeriksaan. Setelah itu, Ampio diserahkan penanganannya ke pihak Satres Narkoba Polres Bintan untuk diproses lebih lanjut.

"Dan hari ini, kita rilis pengungkapan yang bersangkutan (Ampio) yang diamankan pihak lapas sendiri dan satu tersangka (Aded) yang kami amankan sendiri di Pelabuhan penyeberangan Seri Bintan Pura di Tanjungpinang pada 17 Februari lalu," kata Kasatres Narkoba Polres Bintan AKP Joko Purwantoro, Kamis (15/3/2018).

Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Mishbahuddin saat mengekspose kasus pengungkapan dugaan sabu hasil razia mereka di Lapas, Rabu (28/2/2018)
Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Mishbahuddin saat mengekspose kasus pengungkapan dugaan sabu hasil razia mereka di Lapas, Rabu (28/2/2018) (tribunbatam/aminnudin)

Meski diekspose bersamaan, Joko menegaskan, kasus narkoba kedua tersangka tidak berkaitan. "Hanya saja rilis pengungkapan keduanya kita lakukan satu waktu, yakni hari ini (Kamis),"kata Joko.

Tentang Ampio, ada yang menarik dari pengungkapan dia pada 28 Februari lalu. Rupanya, narkoba yang dia konsumsi diam-diam di kamar tahanannya selama ini ternyata diperoleh dari jaringan Malaysia. Keterangan Ampio ini berbeda ketika diamankan dulu oleh petugas lapas.

Waktu itu dia menyebut, sabu yang dia pakai ia peroleh dari kawannya yang pernah disel di Lapas Narkotika. Orang tersebut bernama Yus. Namun begitu disidik oleh polisi, sabunya ia peroleh dari jaringan Malaysia.

Berkat pengakuannya, polisi mengembangkan pengungkapan lebih besar lagi hingga pada 5 Maret 2018 lalu Direktorat Narkoba Polda Kepri memgamankan dua kurir sabu asal Malaysia di Pelabuhan Internasional Batam Centre dengan berat 1,6 ons yang disimpan dalam dubur.(*)

Penulis: Aminudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved