Anak Habisi Ayahnya di Bintan

Anak Perempuan Korban Masih Terbayang-bayang Wajah Sang Ayah!

Peristiwa tersebut masih membekas di ingatan dan wajah ayahnya masih terbayang bayang di kepala

Anak Perempuan Korban Masih Terbayang-bayang Wajah Sang Ayah!
tribun batam
Polisi mengevakuasi jasad BJK, korban pembunuhan oleh anaknya sendiri, Akun, di Kijang Kota, Bintan, Senin (12/3/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM-Peristiwa tragis, anak membunuh ayah kandung sudah berlalu lima hari. Polisi masih terus menangani kasus tersebut.

Kasus ini telah menjadi perhatian orang ramai terutama warga Kijang, Bintan Timur.

Tak sedikit yang berharap polisi menyingkap misteri sebab musabab Heriwan alias A Kun (27) tega mengakhiri nyawa seorang sosok yang sebetulnya harus dia lindungi dan jaga di usia tua. Bong Jie Kioeng, meninggal di usia 72 tahun.

Baca: Warga Barek Motor Mengenal Korban Sosok yang Ulet! Begini Kesaksian Tetangga!

Baca: Pelaku Pembunuhan Diperiksa Kejiwaannya di RSAL Pinang, Terungkap Fakta Mengejutkan Ini

Baca: Heboh! Ketampanan Lebihi Bintang Film, Staf Bandara Ini Dihukum Potong Gaji!

Lina (35), kakak kandung Heriwan juga berharap hal sama. Harapannya, polisi memastikan kejiwaan sang adik, benarkah ia mengidap gangguan jiwa jenis skizofrenia atau penyakit jiwa lainnya.

"Apakah ia benar mengalami hal demikian. Mungkin polisi dapat menelitinya lagi," kata Lina, Jumat (16/3/2018).

Bila tindakannya waktu itu dilakukan dalam kondisi sadar maka ia pun meminta sang adik dihukum sesuai hukum berlaku.

Tapi bila sebaliknya, dalam arti adiknya benar mengalami gangguan jiwa, maka tak ada cara lain selain memberikan ruang memaafkannya dan direhabilitasi biar menjadi orang normal sebagaimana orang pada umumnya.

"Kami akan memaafkan A Kun jika benar perbuatannya dilakukan tanpa sadar, tapi jika ada niat (membunuh), A Kun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,"kata Lina.

Akun, terduga pelaku pembunuhan terhadap ayahnya sendiri, BJK, di Kijang Kota, Bintan, Senin (12/3/2018).
Akun, terduga pelaku pembunuhan terhadap ayahnya sendiri, BJK, di Kijang Kota, Bintan, Senin (12/3/2018). (tribun batam)

Selain itu, sambung ibu satu anak ini menambahkan, agar keluarga dijauhkan dari keberadaan pelaku. Keluarga kata Lina masih trauma atas peristiwa yang terjadi di rumah orang tua.

Peristiwa tersebut masih membekas di ingatan dan wajah ayahnya masih terbayang bayang di kepala. "Semoga jangan ada lagi kejadian ini. Sangat berharap jangan lagi,"kata Lina.

Senin sebelumnya seperti diberitakan, warga Jalan Rahayu, Kampung Barek motor Kijang mendadakn dikejutkan peristiwa anak mencelakai ayah kandung sampai meninggal dunia pada pukul 09.30 WIB.

Bong Jie Kioeng (70), korban terkapar di dapur rumahnya sendiri. Kepergiannya meninggalkan duka teramat dalam bagi keluarga pun bagi Lina. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved