KASUS Pencurian Uang via ATM Marak, Kapan Bank Indonesia Terbitkan Kartu Chip yang Lebih Aman?

Kasus skimming yang terjadi di dua bank BUMN, menyerang nasabah bank dengan kartu debit berteknologi magnetic stripe.

KASUS Pencurian Uang via ATM Marak, Kapan Bank Indonesia Terbitkan Kartu Chip yang Lebih Aman?
TRIBUN BALI
Penyidik Ditrektorat Reskrimum Polda Bali, mengamankan tiga orang Warga Negara (WN) Turki, Jumat pekan lalu (9/3/201), karena diduga terlibat pembobolan uang nasabah bank. Tiga pelaku pembobolan data nasabah bank ini adalah Dogan Kimis (43), Mehmet Ali Mantes (31) dan Tayfun Koc (36). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Kasus skimming yang terjadi di dua bank BUMN, menyerang nasabah bank dengan kartu debit berteknologi magnetic stripe.

Bank Indonesia (BI) sebagai regulator sistem pembayaran langsung bergerak cepat.

Agusman, Kepala Departemen Komunikasi BI bilang, akan memantau dan menindaklanjuti laporan terjadinya fraud atau skimming di perbankan.

"Kami akan memanggail pihak penerbit maupun acquirer untuk meningkatkan pengamanan dan edukasi dalam rangka perlindungan konsumen," kata Agusman kepada kontan.co.id, Senin (19/3/2018).

BI sudah mempunyai roadmap implementasi teknologi chip di kartu debit secara bertahap.

Baca: Jauh-jauh ke Bali Hanya untuk Bobol ATM Nasabah. Aksi Sindikat Internasional dari Turki Terkuak

Baca: INILAH Istana Rp 5 M, Tempat Ditangkapnya Sindikat Pencuri Uang Nasabah BRI via Skimming ATM

Baca: Tak Tanggung-tanggung, Pencurian Uang Nasabah BRI via ATM Diduga Libatkan Jaringan Jerman-Spanyol.

Tahun ini ditargetkan ada 30 persen kartu debit yang memakai chip, selanjutnya 50 persen di 2019, 80 persen di 2020 dan seluruhnya di 2021.

Onny Widjanarko Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI bilang terkait maraknya kasus skimming, regulator tidak akan memajukan deadline penerapan chip pada kartu tersebut.

"BI tetap memantau dan menindaklanjuti adanya laporan atau terjadinya fraudatau skimming dengan memanggil pihak-pihak penerbit maupun acquirer," kata Onny kepada kontan.co.id, Senin (19/3/2018).

Hal ini untuk meningkatkan pengamanan dan edukasi dalam rangka perlindungan konsumen.

(kontan.co.id/Galvan Yudistira) 

Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved