Heboh Dugaan Limbah di Teluk Keriting! Begini Penampakan Cairan Hitam dan Kesaksian Warga!

Heboh dugaan limbah hitan di Teluk Keriting! Nelayan setempat mengaku enggan pergi mencari ikan. Begini penampakan dan kesaksian warga!

TribunBatam/Wahib Waffa
Penampakan cairan hitam diduga limbah di perairan Teluk Keriting Tanjungpinang, Rabu (28/3/2018) 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Warga Kelurahan Teluk keriting Tanjungpinang keluhkan pencemaran limbah yang mengotori wilayah tempat tinggal mereka. Minyak berwarna hitam dengan baunya yang menyengat membuat warga gerah.

Salah seorang warga‎ warga Teluk kriting Bujang menuturkan limbah muncul saat air pasang pada pagi sekira pukul 07.00 WIB. Ia menyebutkan bahwa limbah saat pasang nyaris memadati sisi rumah panggung mereka.

Baca: Terungkap! Setelah Meninggal, Tubuh Manusia Masih Bisa Lakukan 10 Hal Ini! No. 5 dan 9 Menghebohkan!

Baca: Mengejutkan! Ini Hukuman yang Diterima Dua Pemuda Penginjak Tengkorak di Pemakaman Tua Toraja!

Baca: Tajir dan Berlimpah Kekayaan, Siapa Sangka Rumah Penyanyi Dangdut Ini Kondisinya Memprihatinkan!

"Tadi pagi pas pasang ada baunya menyengat. Sekarang sudah surut jadi tidak terlalu begitu bau. Tapi lihat aja tuh masih banyak di bawah," kata Bujang sembari menunjukan air pantai yang hitam dan sebagian memancarkan warna pelangi ditemui di rumah panggungnya, Rabu (28/3/2018).

Ia pun heran. Meskinya setelah air surut, limbah ikut terbawa arus laut. Namun ini tidak. Limbah justru tertinggal didasar pasir pantai di sela-sela tiang pancang rumah panggung warga.

"Harusnya ini ke bawa. Tapi ini kok masih ada," kata pria yang bekerja di instansi pemerintah ini.

Pencemaran lingkungan juga dikeluhkan oleh para nelayan. Mereka terpaksa mengurungkan niatnya untuk sekedar menjaring ataupun menangkap ikan dengan cara yang lain. Selain bau, ikan pun tak mau ke pinggiran pantai.

limbah hitam

Baca: Heboh! Deddy Corbuzier Unggah Video Bakal Bongkar Uang Gelap di Belakang Endorsement Artis!

Baca: Setelah Dilantik Jadi Wagub Kepri, Isdianto Pertama Kali Duduk di Samping Nurdin! Ngobrol?  

"Ya ini sangat merugikan. Meskinya saya turun cari ikan. Ini tidak. Orang bau gini gimana mau turun. Ikan pun tak ada juga pada lari ketengah cari air yang masih bersih," kata seorang warga lainya yang mengaku sebagai nelayan.

Ia pun menunjukan tangan ke arah pantai tempat biasa digunakan untuk menjaring ikan. Hal itu pun tidak nampak terlihat seorang pun nelayan yang biasa mencari ikan dengan cara menjaring.

"Kalau dipaksa kena jaring rusak. Lengket-lengket di jaring. Sudah begitu susah bersihin jaringnya harus pakai minyak. Itu pun rumit susah. Mending dibuang saja jaringnya," tuturnya dengan nada kesal.

Pantauan Tribun, sekitar pukul 13.00 WIB, air tengah surut. Gumpalan limbah minyak menyerupai oli itu berceceran. Bahkan air di pantai itu pun menujukan warna lain menyerupai ‎warna pelangi. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved