DIMINTAI Uang Rp 26 Juta oleh BC karena Bawa Sepeda Lipat, Turis Singapura Ini Curhat di Sosmed

Dia ditemui petugas BC lantaran membawa sepeda lipat. Kemudian, dia dimintai uang untuk sepeda lipat tersebut.

DIMINTAI Uang Rp 26 Juta oleh BC karena Bawa Sepeda Lipat, Turis Singapura Ini Curhat di Sosmed
kompas.com
Curhatan Sudirman di instagram. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Sudirman Rahmad, seorang Warga Negara Singapura, menceritakan pengalaman tidak menyenangkannya saat melancong bersama kekasih dan temannya ke Jakarta, beberapa waktu lalu.

Melalui akun Instagramnya, @sdrmn_13, dia mengungkapkan bahwa dirinya kaget ketika ditemui petugas Bea dan Cukai (BC) sesudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Dia ditemui petugas BC lantaran membawa sepeda lipat. Kemudian, dia dimintai uang untuk sepeda lipat tersebut.

Berikut isi curhatan Sudirman.

"Dear Mr Presiden @jokowi, can I know the rational of your custom officers DEMANDING me to pay SGD2600 for 3 #bromptons which belongs to me, my gf & my friend." 

Curhatan Sudirman di instagram.
Curhatan Sudirman di instagram.

Menurut Sudirman, dia bukan kali pertama berkunjung ke Jakarta.

Terlebih, dirinya sudah sering membawa sepeda lipat namun baru kali ini diminta membayar oleh petugas Bea dan Cukai.

Menurut Sudirman, dirinya dikenakan biaya 2.600 dolar Singapura atau sekitar Rp 26 juta untuk tiga sepeda merek Brompton itu.

Petugas menilai Sudirman sebagai pebisnis dan uang tersebut sebagai jaminan bahwa sepeda yang dibawa tidak untuk diperjual belikan di Indonesia.

Ketika diminta uang jaminan, Sudirman mengaku tidak memiliki uang sebanyak itu.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved