Balas Dendam, Rusia Usir Diplomat 23 Negara. Hubungan Diplomatik dengan Eropa dan AS pun Memburuk

Rusia, pada Jumat (30/3/2018) mengumumkan pengusiran terhadap diplomat dari 23 negara sebagai aksi balas dendam.

Balas Dendam, Rusia Usir Diplomat 23 Negara. Hubungan Diplomatik dengan Eropa dan AS pun Memburuk
MIKHAIL KLIMENTYEV / SPUTNIK / AFP
Presiden AS Donald Trump (kanan) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri konferensi APEC di Danang, Vietnam. 

"Hal ini tentu tidak mengejutkan," kata Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok melalui juru bicaranya, yang mengacu pada keputusan pengusiran Rusia terhadap dua staf diplomatik negara itu.

Sehari sebelumnya, Rusia juga telah mengumumkan tentang pengusiran terhadap 60 staf diplomat AS.

Tak hanya itu, Moskwa juga memutuskan menutup konsulat Washington di negaranya.

Langkah pengusiran terhadap diplomat dari berbagai negara itu menjadi babak baru dalam kasus serangan racun saraf terhadap mantan agen ganda Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury, Inggris, pada 4 Maret lalu.

Baca: INGGRIS Usir 23 Diplomat Rusia Gegara Skandal Racun yang Tewaskan Agen Ganda

Baca: London-Moskow Makin Tegang, Menlu Inggris Tuduh Presiden Putin Suruh Racuni Mantan Agen Ganda

Akibat insiden itu, Inggris dan negara-negara sekutunya, termasuk anggota Uni Eropa dan NATO yang menuduh keterlibatan Rusia, memutuskan mengusir sejumlah diplomat Moskwa dari wilayah mereka.

Lebih dari 150 diplomat Rusia telah diusir dan harus meninggalkan misi mereka untuk kembali ke Moskwa.

Pemerintah Inggris menyebut perkembangan terbaru saat ini sangat disesalkan, namun tetap bersikeras bahwa Rusia bersalah dalam kasus serangan racun saraf.

(kompas.com/Agni Vidya Perdana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Rusia Umumkan Usir Diplomat dari 23 Negara"

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved