Breaking News:

Techworld Hadir di Berjaya Waterfront Mall, Brand Elektronik Populer di Indonesia Dibanderol Murah

Berkonsep Duty Free Shopping Center, produk elektronik yang ditawarkan memang berharga lebih murah karena bebas dari pajak.

Penulis: Anne Maria | Editor:
tribunbatam
Senior GM of Berjaya Waterfront Sdn Bhd, Tan Yew Chuan dan Perwakilan Ferry Johor-Harbourbay, Harmanto berjabat tangan tanda jalin kerjasama saat launching Techworld, Sabtu (31/3/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Operator feri internasional, Marine Hawk, menjalin bekerjasama dengan Berjaya Waterfront Mall memperkenalkan Techworld, Sabtu (31/3/2018) siang.

Bagi masyarakat Batam yang ingin mencari aneka produk elektronik, baik handphone, gadgets, komputer, aksesoris fotografi dan produk elektronik lainnya bisa datang ke mal yang sudah menyatu dengan Berjaya Waterfront Mall itu.

Berkonsep Duty Free Shopping Center, produk elektronik yang ditawarkan memang berharga lebih murah karena bebas dari pajak.

Senior GM of Berjaya Waterfront Sdn Bhd, Tan Yew Chuan mengatakan harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan di toko elektronik yang ada di kawasan Johor Bahru, juga yang ada di Batam.

"Konsepnya kami ingin mengumpulkan berbagai brand elektronik ternama di sini. Techworld akan menjadi nomor satu di Malaysia. Di sini bahkan hadir Xiaomi Store Center pertama di bagian selatan Malaysia," tuturnya saat konferensi pers usai launching Techworld.

Saat ini sudah ada 25 toko yang resmi beroperasi di sana, yang menghadirkan semua brand handphone paling populer di Indonesia.

Baca: Beli Satu Tiket Marine Hawk Gratis Satu Tiket Pulang Seharga Rp 190 Ribu

Baca: SEJAK Kecil Gadis Cantik Ini Hobi dengan Hewan Menjijikan, Kini Dia Mainkan Ulat Bulu di Wajah

Baca: Bak Vampir Ternyata Ada Orang yang Alergi Matahari, Sentuhan, dan Air

Diantaranya Samsung, Lenovo, Oppo, Xiaomi, Vivo dan banyak lagi.

"Kami terinspirasi dari Big Camera yang ada di Tokyo, juga toko elektronik terbesar di Singapura dan beberapa negara lainnya. Perbandingan harganya kalau dengan toko lain di Johor Bahru sekitar enam persen. Sedangkan yang di Indonesia sekitar sepuluh persen,"ucapnya.

"Perbedaan harga itu karena memang yang disini bebas pajak. Tapi jika dibawa keluar, kembali pada aturan perpajakan masing-masing daerah. Jadi sasaran kami memang pembeli yang membeli untuk pemakaiannya sendiri. Bukan yang berniat memperdagangkannya lagi," tuturnya.

Ia mengungkapkan dalam setahun ada satu juta penumpang ferry per tahun yang masuk melalui Berjaya Waterfront.

Dan 60 persennya merupakan orang Indonesia. Melihat potensi tersebut, pihaknya pun menghadirkan Techworld sebagai daya tarik tersendiri bagi para penumpang yang masuk ke sana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved