Motion

WOW! Masih SMK, Anggota Komunitas Ini Sudah Hasilkan Ratusan Juta

Luar biasa. Kata ini patut disematkan bagi siswa SMK yang mampu menghasilkan ratusan juta rupiah hanya dalam waktu setahun.

WOW! Masih SMK, Anggota Komunitas Ini Sudah Hasilkan Ratusan Juta
TRIBUNBATAM/WAHIB WAFFA

Cetak Wirausaha Muda dengan Aneka Produk

MARDIANA, selaku guru simulasi digital yang juga pembimbing kelas wirausaha menyebutkan tidak lagi kerepotan dalam mengarahkan kelas wirausaha. Anak-anak tersebut rata-rata telah berjalan sebelumnya secara mandiri.

"Saya sudah nggak lagi repot. Karena mereka sudah jalan sendiri. Kita tinggal berikan pengarahan saja," kata Mardiana guru SMK N I yang juga pendamping kelompok Wirausaha beberapa hari lalu.

Beberapa siswa mengaku sudah sangat kreatif dalam melakukan kegiatan usahanya. Dikumpulkannya anak-anak ini setelah dari Dirjen sekolah kejuruan menjaring para siswa yang bergerak sebagai wirausaha muda.

Kini 59 anak itu pun telah mengembangkan cara mereka berbisnis. Kelompok ini pun menjadi komunitas ekonomi muda kreatif dengan menjadikan wadah konsultasi dan ajang sharing dalam mencetak wirausaha muda.

Sementara itu, Delisbeth Kepala Sekolah SMKN I Tanjungpinang mengaku hingga saat ini selain mengumpulkan anak-anak yang memiliki potensi wirausaha, kelas wirausaha ini juga telah menciptakan berbagai macam produk.

Di antaranya ada pengolahan sampah, produksi makanan, penjulan langsung, program dana pinjaman dan penjualan online.

"Produk yang kita hasilkan sudah ada hiasan dinding dan hiasan bunga dari limbah plastik. Kemudian produk makanan. Ada makanan khas Jepang Takoyaki. Kemudian pembuatan video dan gambar dari kegiatan foto studio," kata Delisbeth.

Selanjutnya juga ada karya dari anak-anak tersebut seperti karya lukisan, sketsa wajah dan tong sampah dengan lukisan. Selain itu juga ada souvenir dari Pen 3D. Setidaknya dari kelompok ini sudah 59 anak bergabung dengan berbagai macam usahanya.

"Ada online shop, makanan, minuman, jasa pengetikan dan print, permak pakaian, service komputer, jasa fotografi, desain grafis, video shooting dan editing, penjual pulsa dan toko kelontong," ungkapnya.

Saat ini memang pembentukan karakter anak SMK tidak hanya pada tujuan keahlian tertentu sesuai yang diprogramkan dalam kurikulum.

Melainkan juga mencetak anak untuk mandiri dengan berbagai macam kreasinya menciptakan produk usaha. Salah satunya dengan komunitas kelompok kelas wirausaha ini. (*)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved