Tak Hanya Dimaafkan dan Terbebas Hukuman Mati, Majikannya Malah Akan ke Indonesia

Masamah dijebloskan ke penjara karena diduga membunuh anak majikannya yang baru berusia 11 bulan tahun 2009 lalu.

Tak Hanya Dimaafkan dan Terbebas Hukuman Mati, Majikannya Malah Akan ke Indonesia
Tribun Jabar
Masamah yang terbebas hukuman mati setelah 8 tahun dipenjara di Arab Saudi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNBATAM.id, CIREBON- Seorang TKI asal Cirebon bernama Masamah (34) terbebas dari hukuman mati setelah majikannya memaafkannya.

Masamah dijebloskan ke penjara karena diduga membunuh anak majikannya yang baru berusia 11 bulan tahun 2009 lalu.

Ditemukannya sidik jari masamah di jenazah korban membuat ibu satu anak itu diseret ke meja hijau dan terancam qisas atau hukuman mati.

Saat itu, Masamah yang baru bekerja sebagai pengasuh anak selama kira-kira 7 bulan langsung dijebloskan ke penjara.

Ia tinggal di balik jeruji besi selama kira-kira delapan tahun, yakni dari 2009 hingga 2017.

Ia terancam dihukum mati, namun kemudian dinyatakan bebas oleh pengadilan Tabuk, Arab Saudi, karena pihak keluarga majikannya memaafkannya.

Di ASrab Saudi, seseorang hanya bisa terbebas dari hukuman mati jika ahli waris atau keluarga korban memberikan maaf terhadap pelaku pembunuhan.

Selama bekerja di Arab Saudi, Masamah (34) mengaku mendapat perlakuan baik dari majikannya.

Bahkan, selama 7 bulan bekerja, sang majikan tak pernah sekalipun telat membayar gaji.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved