Wawako Batam Amsakar Achmad Buka Pelatihan Pembentukan Kader Bela Negara di Markas Marinir

Pelatihan bela negara berlangsung selama 3 hari. Pelatih dipimpin Iangsung Komandan Kompi Bravo Yonif-10 Mar Kapten Mar Rasyid Ihsan

Wawako Batam Amsakar Achmad Buka Pelatihan Pembentukan Kader Bela Negara di Markas Marinir
TRIBUNBATAM/EFENDI WARDOYO
Wakil Wali Kota Amsakar Achmad menyematkan pita kepada peserta Pelatihan Pembentukan Kader Bela Negara di Markas Komando Batalyon lnfanteri-10 Marinir Satria Bumi Yudha, Rabu (4/4/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad resmi membuka Pelatihan Pembentukan Kader Bela Negara di Markas Komando Batalyon lnfanteri-10 Marinir Satria Bumi Yudha, Rabu (4/4/2018).

Dalam pembukaan Pelatihan Pembentukan Kader Bela Negara, Amsakar terlihat didampingi Staf Ahli Menhan Bidang Politik Mayjen TNI Pandji Suko, Menhan bidang keamanan dari kementerian pertahanan republik Indonesia Mayjen TNI Eko Budi S, serta sejumlah undangan FKPD Kota Batam.

Kehadiran Wakil Wali Kota Batam di Markas Komando Batalyon Infanteri - 10 Mar/SBY Batam, disambut hangat Komandan Batalyon lnfanteri-10 Marinir/SBY LetkoI Mar Rino Rianto beserta jajaran Perwira lingkup Marinir SBY Batam.

Baca: Resmi Diperistri Dipo Latief, Mengejutkan Nikita Mirzani Impikan Resepsi Pernikahan Begini!

Baca: Aha! Suami Kaya Raya, Mertua Tajir Melintir, Inilah Megahnya Kediaman Artis Nia Ramadhani!

Baca: Ehem! Masih Pengantin Baru, Putri Marino Ngaku Takut Jauh-jauh dari Suami! Mengejutkan Alasannya!

Pantauan TRIBUNBATAM.id, di depan ratusan prajurit Marinir, Amsakar menjadi lnspektur Upacara, dan secara resmi memasangkan tali pita kepada pelatih dan untuk siswa sebagai simbol telah dibukanya kepelatihan kader bela negara.

Kepelatihan bela negara akan berlangsung selama tiga hari, untuk pelatih dipimpin Iangsung Komandan Kompi Bravo Yonif-10 Mar Kapten Mar Rasyid Ihsan.

Materi bela negara diantaranya PBB (Pelatihan Baris Berbaris), PPM (Peraturan Penghormatan Militer), Kepemimpinan, pengetahuan tentang HAM, tataran bela negara, dan pengetahuan Cyber serta Out bond.

Amsakar mengatakan, sesuai amanat dari Gubemur Kepri H Nurdin Basirun, bahwa arus globalisasi dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini telah begitu nyata berpengaruh terhadap dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Narkoba, pencurian, penyelundupan, pelanggaran wilayah dan kejahatan siber, menjadi ancaman nyata yang kita hadapi saat ini.

Apabila hanya membebankan hal ini hanya kepada TNI/Polri maka akan terasa berat. oleh karena itu dengan membentuk kader bela negara, menjadi telinga dan mata bangsa demi menjaga keutuhan NKRI.

"Saya berharap agar dapat terbentuk kader kader bela negara yang disiplin, optimisme, taat hukum, pekerja keras dan memiliki perilaku kesadaran untuk membela bangsa dan negara," katanya. (egw)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved