Mantan Presiden Korsel Park Dihukum 20 Tahun Penjara dan Denda Rp233 M. Ini Sejumlah Kesalahannya

"Saya menghukum terdakwa dengan 24 tahun penjara dan denda sebesar 18 miliar won (sekitar Rp 233 miliar)," tambah hakim dilansir AFP.

Mantan Presiden Korsel Park Dihukum 20 Tahun Penjara dan Denda Rp233 M. Ini Sejumlah Kesalahannya
KIM HONG-JI / POOL / AFP
Mantan presiden Kores Selatan Park Geun-hye, dengan tangan diborgol, dikawal menuju ruang sidang di pengadilan distrik kota Seoul, Selasa (23/5/2017). 

TRIBUNBATAM.id, SEOUL - Mantan presiden Korea Selatan Park Geun-hye telah resmi dijatuhi hukuman penjara selama 24 tahun oleh pengadilan dalam sidang pembacaan vonis yang digelar Jumat (6/4/2018).

Park dinyatakan bersalah atas sejumlah tuduhan tindak pidana suap dan penyalahgunaan kekuasaan.

"Jumlah suap yang telah diterima dan diminta dalam kerja samanya dengan Choi mencapai lebih dari 23 miliar won (sekitar Rp 297 miliar)," kata hakim Kim Se-yoon dalam sidang vonis, Jumat (6/4/2018).

"Saya menghukum terdakwa dengan 24 tahun penjara dan denda sebesar 18 miliar won (sekitar Rp 233 miliar)," tambah hakim dilansir AFP.

Choi yang dimaksud hakim adalah Choi Soon-sil, orang kepercayaan sekaligus teman dekat Park Geun-hye.

Park dan Choi dituduh telah menekan para pengusaha dan konglomerat untuk memberikan sejumlah uang sebagai imbalan atas bantuan politik.

Baca: KISAH Park, Mantan Presiden Korsel: Dipenjara, Dimakzulkan dan Kini Divonis Kasus Suap

Choi yang sebenarnya tidak memiliki posisi apapun dalam pemerintahan telah lebih dulu dijatuhi hukuman atas kasus korupsi pada Februari lalu.

Dalam persidangan pembacaan vonis yang disiarkan secara langsung melalui televisi itu, Park tidak hadir di pengadilan, seperti yang kerap dilakukannya selama proses pengadilan yang berlangsung lebih dari 10 bulan.

Park yang berusia 66 tahun itu telah memboikot sebagian besar persidangan sebagai protes atas penahanannya. Putri mantan presiden Park Chung-hee itu menjabat sejak 2013.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved