Mahasiswa Karimun di Tanjungpinang Tuntut Bupati Bereskan Listrik, Ancam Demo di Karimun!

Mahasiswa Karimun di Tanjungpinang berunjuk rasa menuntut Pemkab membereskan persoalan listrik. Jika diabaikan, mereka ancam demo besar di Karimun!

Mahasiswa Karimun di Tanjungpinang Tuntut Bupati Bereskan Listrik, Ancam Demo di Karimun!
TribunBatam/Wahib Waffa
Mahasiswa Karimun di Tanjungpinag berunjuk rasa menuntut Pemkab Karimun membereskan persoalan listrik, Senin (9/4/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Tiba tiba suasana alun-alun Pamedan Tanjungpinang mendadak ramai. Mereka puluhan orang berteriak-teriak ditempat umum. Tak lama sejumlah anggota Polres Tanjungpinang datang ke lokasi.

"Pemerintah kabupaten Karimun tidak berpihak dengan masyarakat. Masih banyak terjadi kesenjangan. Sejumlah tempat masih banyak daerah yang belum dialiri oleh Listrik," kata pemuda berseragam ikatan mahasiswa kabupaten Karimun (IMKK) bersama puluhan lainya, Senin (9/4/2018) sore.

Baca: Terungkap! Golongan Darah Mencerminkan Kepribadian Anda! Golongan Darah Ini Paling Mengejutkan!

Baca: Benarkah Bercinta di Kamar Hotel Lebih Menggairahkan? Begini Hasil Surveinya!

Baca: Inilah Fakta Mengejutkan di Balik 6 Bentuk Kuku Jari Anda! Nomor 2-3 Mengagetkan!

Baca: Terungkap! Inilah 5 Fakta Mengejutkan Dokter Terawan! Nomor 3-4 Paling Menghebohkan!

Mereka merupakan mahasiswa asal Karimun yang mengenyam pendidikan di Tanjungpinang yang menyuarakan aspirasi masyarakat Karimun yang hingga kini dianggapnya masih jauh dari sejahtera.

"Disini masih belum terjadi pemerataan pembangunan. Kita menekan pemerintah kabupaten Karimun untuk segera menuntaskan pembangunan khusunya infrastruktur. Menuntut pemkab Karimun untuk mendistribusikan listrik hingga ke wilayah yang belum merasakan," kata kordinator unjuk rasa Khairul Anam.

mahasiswa karimun

Lebih lanjut mahasiswa juga menyatakan Karimun masih dalam wilayah kegelapan akibat minimnya penerangan lampu jalan. Masih banyak jalan-jalan yang gelap dan tidak terurus tanpa memperhatikan lampu penerangan jalan.

Jika sejumlah permintaan itu tidak diakomodir dan tidak ada respon dari kepala daerah maka pihaknya akan mengadakan unjuk rasa di Karimun dengan mengerahkan jumlah mahasiswa yang lebih banyak.

"Kita minta segera perbaiki infrastruktur. Salah satunya juga masalah jalan. Kami meminta jika aspirasi kami tidak didengar kita akan kembali menggelar acara seperti ini lebih besar," tutupnya.

Mereka berangsur membubarkan diri setelah lebih kurang 1 jam lamanya mengadakan orasi. Mahasiswa ini merupakan gabungan dari sejumlah universitas dan perguruan tinggi yang ada di Tanjungpinang.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved