Ambisi BP Batam: Turunkan Tarif Logistik & Bangun Pelabuhan Batuampar, Super Panama pun Bisa Singgah
BP Batam berkomitmen menekan biaya logistik dari pelabuhan Batam ke pelabuhan lainnya, terutama ke Singapura.
Penulis: Dewi Haryati |
TRIBUNBATAM.id, BATAM- BP Batam berkomitmen menekan biaya logistik dari pelabuhan Batam ke pelabuhan lainnya, terutama ke Singapura.
Ini dilakukan mengingat biaya logistik dari Batam saat ini terbilang mahal.
Kepala Kantor Pelabuhan BP Batam, Nasrul Amri Latif mengatakan, Key Performance Indicators (KPI) yang diberikan kepada pihaknya, paling utama terkait pelabuhan.
Fokus utamanya, bagaimana menekan biaya logistik.
"Kalau biaya logistik tak bisa dipotong, semurah apapun biaya produksi tapi biaya logistik masih seperti sekarang, ya babak belur," kata Nasrul, di sela-sela peresmian kapal di Pelabuhan Batuampar, Rabu (11/4/2018).
Langkah yang dilakukan pihaknya saat ini, yakni melakukan optimalisasi di dermaga utara Pelabuhan Batuampar.
Di samping itu, ada rencana dari BP Batam untuk mengembangkan pelabuhan bongkar muat barang di sana.
"Kita harapkan pertengahan tahun atau akhir tahun sekelas Panama atau super Panama bisa berbelok ke Batam. Ini sudah tertunda lama. Kapasitas kapala Panama itu bisa 500-1000 boks," ujarnya.
Jika itu bisa terealisasi, Nasrul optimistis skala ekonomi Batam bisa terangkat.
Begitu juga harga logistik akan turun. Target jangka pendeknya biaya logistik bisa ditekan sampai 40 persen.
Ia mengakui, saat ini Pelabuhan Batuampar belum punya fasilitas yang memadai untuk bongkar muat barang, khususnya belum tersedia giant crane.
BP Batam bertekad akan memenuhi fasilitas tersebut.
"Untuk pengadaannya bisa bersinergi dengan BUMN, swasta. Tapi kita juga dapat note dari pusat, BP mau dapat dana terkait ini. Yang penting itu tersedia alat, operasional tak terganggu, biaya logistik turun," kata Nasrul.
Sementara terkait kedalaman laut di Pelabuhan Batuampar, menurutnya tak ada kendala.
Meski begitu pihaknya akan bekerjasama dengan Politeknik Negeri Batam, untuk pengecekan kedalaman laut.
"Dari situ nanti kita dudukkan, perlu pendalaman laut atau tidak," ujarnya sembari mengatakan, BP Batam tetap komitmen menjadikan Batam sebagai daerah transhipment. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/suasana-pelabuhan-peti-kemas-di-pelabuhan-batuampar-batam_20160824_215505.jpg)