7 Fakta Pembobolan Kartu Kredit dan Jual Beli Data Nasabah Bank yang Diungkap Polisi

Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencurian data nasabah dan jaringan pembobol kartu kredit. Data nasabah bank dibeli para pembobol kartu kredit

7 Fakta Pembobolan Kartu Kredit dan Jual Beli Data Nasabah Bank yang Diungkap Polisi
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama
Para tersangka kasus pembobolan data nasabah bank saat di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/12/2017) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencurian data nasabah dan jaringan pembobol kartu kredit.

Data nasabah bank dibeli para pembobol kartu kredit dari situs web temanmarketing.com.

Dari perbuatan tersebut, mereka meraup keuntungan ratusan juta rupiah.

Baca: LUAR BIASA. Pria Ini Sukses Ubah Badan Gemuknya Jadi Berotot dan Juara Binaraga

Baca: Hasil La Liga Real Sociedad 3-0 Atletico Madrid. Simeone: Sociedad Layak Menang, Mereka Merusak Kami

Baca: BP Batam Sinergikan Potensi Pariwisata dan UMKM Hingga Bandung

Pemilik situs web itu juga ditangkap polisi karena menjual ribuan data nasabah dengan dalih untuk membantu pihak markerting menjual produk ke konsumen.

Para pelaku berinisial NM, AN, dan TA diringkus polisi pada Minggu (15/4/2018).

Berikut ini TRIBUNBATAM.id melansir Kompas.com merangkum tujuh fakta dari kasus pembobolan kartu kredit ini.

1. Data nasabah dibeli via situs web

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved