Gempar Soekarnoputra Pernah Jadi Kondektur Bemo, Ali Sadikin Ternyata Tak Lupa Dengannya

Hidup Gempar baru berubah setelah bekerja sebagai tukang ketik di kantor notaris Frederik Alexander Tumbuan di sekitar Gandaria, Jakarta

Gempar Soekarnoputra Pernah Jadi Kondektur Bemo, Ali Sadikin Ternyata Tak Lupa Dengannya
Intisari
Gempar Soekarnoputra 

Penulis: Moh. Habib Asyhad - Intisari

TRIBUNBATAM.id, MANADO - Gempar Soekarnoputra adalah nama yang sempat hilang dalam trah keluarga besar Soekarno.

Lebih dari 50 tahun lalu, saat masih berkuasa, Sang Proklamator jatuh hati dan menikahi ibunda Gempar, Jetje Langelo, di Manado.

Namun, pria yang awalnya bernama Charles Christofel ini baru tahu kalau dirinya anak Bung Karno setelah 40 tahun ia lahir.

Pada Mei 1998, Jetje (dibaca: Yece) melihat anaknya di televisi bersama para demonstran yang menduduki Gedung DPR/MPR.

Baca: Gempar Soekarno, Jati Dirinya Sebagai Anak Bung Karno Terungkap Setelah 40 Tahun. Begini Kisahnya

Ketika itu Charles adalah mahasiswa Fakultas Hukum Program Ekstensi Universitas Indonesia dan ikut dalam aksi pelengseran Soeharto itu.

Jetje takut anaknya ditangkap kemudian masalahnya menjadi meluas.

Putranya itu kemudian dipanggil pulang ke Manado. Tapi karena beragai kesibukan pekerjaan, Charles baru muncul Desember 1999, sekalian merayakan Natal.

Setiba di rumah, di dinding tumah sudah terpasang foto-foto ibunya semasa muda yang tampak berdiri akrab dengan seorang pria yang dikenalnya sebagai Ir. Soekarno.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved