Prestasi dan Nama Sudah Mendunia, Daud Yordan Tetap Pilih Hidup di Pelosok Kalimantan

Jika menuju ke kampungnya Sukadana dari Pontianak, mengunakan jalur darat butuh 8-12 jam

Prestasi dan Nama Sudah Mendunia, Daud Yordan Tetap Pilih Hidup di Pelosok Kalimantan
tribun pontianak
Daud Yordan bersama anak dan istri 

Jika mengunakan speed boat bisa melalui pelabuhan Senghi Pontianak- Teluk Batang KKU. Jarak tempuh perjalan memakan waktu sekitar 5-6 jam. Jadwal barangkat sekitar pukul 08.00 WIB. 

Rute mengunakan pelabuhan Rasau Jaya juga bisa meggunakan speed. Waktu tempuh Pontianak- Rasau kurang lebih satu jam. Jarak Tempuh ke Teluk Batang KKU sedikit lebih cepat dibandingkan dari Pelabuhan Senghi.

Jika mengunakan Kelotok atau feri bisa menempuh dari Rasa Jaya. Jarak tempuh dari Rasau-Teluk Batang memakan sekitar 10 jam.

Biaya per orang Rp 75 ribu dan sepeda motor dihitung satu kendara sama dengan satu orang. Waktu untuk dari Rasau, anda bisa memilih waktu pagi, sore pukul 4 dan malam hari pukul 8 malam.

Sementara untuk lewat udara seperti dijelaskan di atas harus terlebih dahulu melalui bandara di Kabupaten Ketapang. 

Maskapai yang melayani perbangan untuk rute Pontianak- Ketapang seperti KalStar dan Garuda Indonesia.

Biaya satu tiket untuk sekali penerbangan hampir sama dengan Pontianak- Jakarta kisaran Rp 500-700 ribu.

Ketika anda dari Bandara Sukadana, KKU jarak tempuh sekitar 1,5 - 2 jam. Sedangkan dari Teluk Batang - Sukadana sekitar satu jam.

Sesekali, keluarga Daud juga menyempatkan diri jalan-jalan ke Jakarta.  Itu semua mereka jalan sangat sederhana sperti warga kampung lainnya di Sukadana. Tidak ada yang berbeda, apalagi kesan mewah.

 Pesan sang istri buat Daud: Selalu Optimistis

"Jangan terlalu mengkhawatirkan aku dan dan anakmu. Fokus saja dengan pertandinganmu," demikian pesan Angela Mega (22) kepada suaminya, Daud Jordan.

Pesan tersebut disampaikan Mega saat melepas Daud jika hendak bertolak ke luar negeri untuk melakukan pertarungan tinju

Tak bisa dipungkiri perasaan istri. Kecamuk perasaan Mega pun bertahta tatkala melepas suaminya, Daud pergi untuk berjibaku.

Istri siapa yang hatinya tak gundah-gulana kala menyaksikan suaminya bertarung di atas ring. Namun, silang-sengkurat perasaan Mega, tak dibiarkannya terawat.

"Setiap pertandingan tinju yang Daud lakukan, dia selalu optimis akan memenangkan pertandingan itu. Saya pun harus optimis agar dia tenang dan dapat fokus bertinju," ujar Mega. (*)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved