Kim Jong-un Ogah Bertemu Donald Trump di Eropa. Dua Kota Ini Menjadi Pilihan Utama

Sebuah sumber di pemerintahan Korsel, negara-negara Eropa yang masuk dalam daftar sebelumnya, kemungkinan dikesampingkan.

Kim Jong-un Ogah Bertemu Donald Trump di Eropa. Dua Kota Ini Menjadi Pilihan Utama
kompas.com
Donald Trump dan Kim Jong-un 

Korea Utara sempat menawarkan Pyongyang sebagai lokasi KTT, namun Donald Trump menolak karena akan sangat berisiko dan merepotkan pengamanan kedua negara.

Pilihan kedua adalah Mongolia yang terletak antara China dan Rusia, dan Pyongyang menyebut sebagai "negara yang ramah".

Mongolia telah mengadakan pembicaraan yang melibatkan pejabat dan akademisi Korea Utara.

Kim juga tidak perlu naik pesawat ke negara tetangganya itu karena bisa menggunakan kereta api.

Asal tahu saja, Kim Jong-un memang berbeda dengan mendiang ayahnya Kim Jong-il yang takut naik pesawat, namun pesawat miliknya sangat jadul dan berisiko untuk terbang jauh.

Amerika Serikat memiliki hubungan persahabatan dengan Mongolia, tetapi infrastruktur ibukota Ulanbaatar dinilai kurang memadai untuk KTT tersebut.

"Pemerintah AS telah mengecualikan negara-negara dengan kepentingan pribadi dari daftar kandidat, termasuk Korea Selatan, Jepang dan China, kemudian mencari negara-negara Asia Tenggara. Itulah sebabnya Singapura dipilih menjadi salah satu alternatif yang kuat," kata sumber itu. 

Pilihan Singapura karena infrastrukturnya sangat memadai. Selain itu, Trump juga lebih suka dengan lokasi yang glamor sehingga bisa menarik perhatian dunia.

Singapura memiliki hubungan diplomatik dengan Korea Utara dan AS, sehingga negara pulau ini dianggap potensial untuk KTT Trump-Kim.

Namun, Menteri Luar Negeri Singapura kepada The Straits Times menyatakan, belum ada permintaan dari kedutaan kedua negara sebagai tuan rumah KTT AS dan Korut.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved