Hanya Supir, TKA di Indonesia Digaji Rp 15 Juta. DPR Minta Kemenaker Tindak Kasus TKA di 7 Provinsi

"TKA untuk posisi sopir mendapat gaji Rp 15 juta, sementara untuk posisi sama bagi pekerja lokal hanya Rp 5 juta,"kata Ketua DPR.

Hanya Supir, TKA di Indonesia Digaji Rp 15 Juta. DPR Minta Kemenaker Tindak Kasus TKA di 7 Provinsi
Tribunnews.com/ Wahyu Aji
Bambang Soesatyo 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menyisir langsung di lapangan temuan Ombudsman RI mengenai serbuan tenaga kerja asing (TKA) kasar di tujuh provinsi di Indonesia.

Tujuh provinsi itu adalah Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sumatera Utara, dan Kepulauan Riau.

"TKA untuk posisi sopir mendapat gaji Rp 15 juta, sementara untuk posisi sama bagi pekerja lokal hanya Rp 5 juta. Saya harap Komisi IX DPR RI kembali panggil Kemenaker untuk klarifikasi hal tersebut dan harus segera diselesaikan karena berpotensi menimbulkan konflik," ungkap pria yang akrab disapa Bamsoet di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Baca: Detik-detik Pembantu Asal Indonesia Tergelincir dan Diselamatkan dari Lantai 2, Timpa Kekek-kakek

Baca: Terungkap! Kim Jong Un Kemana-mana Selalu Bawa Toilet Pribadi! Mengejutkan Alasannya!

Bamsoet mengatakan perlu adanya rapat gabungan untuk mengkaji masalah TKA sekaligus memberi solusi dalam pelaksanaan di lapangan Perpres No 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA tersebut.

Ia juga meminta Menaker Muhammad Hanif Dhakiri memaksimalkan Teknologi Informasi (TI) untuk integrasikan data penempatan TKA.

Yaitu memastikan TKA bekerja sesuai Izin Memperkerjakan Tenaga Asing (IMTA) yang telah diurus.

"Karena fakta di lapangan mengatakan 90 persen TKA adalah pekerja kasar. Saya juga berharap Kemenaker bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) memberikan bekal pelatihan skill yang mumpuni supaya mereka bisa bersaing dengan TKA," kata Bamsoet.

(Tribunnews.com, Rizal Bomantama) 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kemenaker Diminta Cek Langsung Temuan Ombudsman soal Serbuan TKA di 7 Provinsi

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved