Breaking News:

Di Mesir Rambut Keritingnya Dianggap Kutukan, Eman pun Hijrah ke Spanyol. Begini Nasibnya Kini

Namanya adalah Eman El-Deeb. Dia seorang perempuan muda Mesir. Dia memutuskan untuk meninggalkan negerinya pada 2016 karena rambutnya.

Editor:
EMAN EL-DEEB
Eman El-Deeb diminta untuk meluruskan rambutnya hampir setiap hari. 

Eman mengaku bahwa di Mesir dirinya kerap diledek oleh kenalan maupun orang asing.

"Selama dua bulan pertama saya bekerja di sebuah bank Mesir, seseorang dari divisi sumber daya manusia mendatangi saya dan meminta saya meluruskan rambut hampir setiap hari," ujarnya.

Meskipun keputusan Eman untuk berhijrah terkesan ekstrem, kisahnya mungkin bisa dimengerti oleh sejumlah perempuan di Mesir.

Sebagian besar perempuan di Mesir memiliki rambut keriting alami namun banyak yang dipaksa untuk meluruskan rambut sejak usia yang sangat muda, demi menyesuaikan diri dengan persepsi kecantikan di masyarakat.

Diledek karena rambut

Jadi ketika satu grup Facebook diluncurkan pada Maret 2016 untuk membantu perempuan merawat rambut secara alami, responnya sangat besar.

Kini, dua tahun sejak diluncurkan, grup Hair Addict (penggila rambut) memiliki lebih dari 105.000 anggota dan 95 persen berinteraksi di dalam grup tersebut, bukan sekedar anggota aktif.

Doaa Gawish, 38, membuat grup Hair Addict setelah menderita langsung karena rambut keritingnya.

Doaa Gawish meluncurkan grup Hair Addict, yang membantu para perempuan Mesir merawat rambut mereka secara alami. Foto: DOAA GAWISH

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved