Breaking News:

Di Mesir Rambut Keritingnya Dianggap Kutukan, Eman pun Hijrah ke Spanyol. Begini Nasibnya Kini

Namanya adalah Eman El-Deeb. Dia seorang perempuan muda Mesir. Dia memutuskan untuk meninggalkan negerinya pada 2016 karena rambutnya.

Editor:
EMAN EL-DEEB
Eman El-Deeb diminta untuk meluruskan rambutnya hampir setiap hari. 

Noran Amr: "Masyarakat sekarang sudah lebih sadar". Foto: NORAN AMR

Namun menurut Noren perubahan ini tidak mungkin terjadi tanpa berbagai grup yang muncul di media sosial.

Kini, terdapat beberapa grup yang memberikan kiat dan saran untuk merawat rambut keriting bagi perempuan Mesir.

Komentar positif pertama

Karena permintaan yang terus meningkat, salon khusus rambut keriting pertama di Mesir dibuka pada tahun ini.

Terletak di salah satu lingkungan paling mewah di Mesir, The Curly Studio -tak seperti salon lainnya di Mesir- hanya melayani pelanggan berdasarkan pesanan.

Salon tersebut menerima lebih dari 30 klien sepekan, kebanyakan dari mereka adalah perempuan muda.

Sesi pelatihan yang diselenggarakan grup Hair Addict untuk salon dan penata gaya di Mesir. Foto: HAIR ADDICT

"Tren ini sangat popular, terutama di kalangan milenial," kata pemilik studio, Sara Safwa, perempuan yang berusia 33 tahun.

Bahkan Eman El-Deeb merasakan perubahannya.

"Pada April 2017, ketika saya mengunjungi Mesir, seorang pengemudi taksi berkata kepada saya 'rambut Anda cantik sekali.' Awalnya saya kira itu komentar sarkastik. Tapi kemudian saya menyadari bahwa ia memuji saya dengan tulus.

"Itu komentar positif pertama tentang rambut saya yang pernah saya dengar di Mesir." (BBC Indonesia)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved