Beberapa Kali Gagal Bunuh Diri, Profesor 104 Tahun Ini Putuskan ke Swiss untuk Suntik Mati

Setelah gagal bunuh diri beberapa kali dalam 12 bulan terakhir, pria ini merayakan ultah ke-104 pada 4 April lalu.

Beberapa Kali Gagal Bunuh Diri, Profesor 104 Tahun Ini Putuskan ke Swiss untuk Suntik Mati
ABC News/ Charlotte Hamlyn
Profesor David Goodall ingin menghabiskan usianya dengan berkampanye legalisasi eutanasia atau suntik mati. 

Pada hari ulang tahunnya pada bulan lalu, dia menyesali usianya yang panjang. Jika bisa meminta, dia menghendaki hadiah ulang tahun berupa kematian.

Goodall menjadi perhatian internasional pada 2016, ketika dia usia 102 tahun saat itu.

Universitas tempatnya bekerja meminta dia mengosongkan kantornya karena dianggap berisiko bagi keamanan dirinya sendiri.

Baca: Inilah 11 Foto Seru Aksi Perayaan May Day di Sejumlah Negara, Nomor 3 Paling Ekstrim

Baca: Ternyata Bukan karena Penyakit, Misteri Kematian DJ Avicii Terungkap. Dia Tewas karena Benda Ini

Dia menentang keputusan tersebut dan setelah mendapat reaksi publik, pihak universitas membatalkannya.

Goodall mengklaim, keluarganya mendukung segala keputusannya.

"Mereka menyadari betapa tidak memuaskannya hidupku di sini. Tidak memuaskan hampir dalam segala hal. Semakin cepat berakhir, semakin baik," ujarnya.

"Orang tua seperti saya ini harus memiliki hak kewarganegaraan penuh termasuk hak bunuh diri dengan dibantu orang lain," ucapnya.

(kompas.com/Veronika Yasinta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profesor Australia Usia 104 Tahun Ingin ke Swiss untuk Akhiri Hidup"

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved