Jurnalis Terhukum Mati Raih Award Kebebasan Pers Dunia 2018. Ini Keberanian yang Sudah Dilakukannya

Penghargaan ini disampaikan dalam ajang peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia atau World Press Freedom Day 2018.

Jurnalis Terhukum Mati Raih Award Kebebasan Pers Dunia 2018. Ini Keberanian yang Sudah Dilakukannya
Dok Delegasi UMN pada WPFD 2018
Mahmoud Abu Zeid dan penghargaan Guillermo Cano dalam malam penghargaan UNESCO atau Guillermo Cano World Press Freedom Prize di Hotel Kempinski Gold Coast City, Accra, Ghana pada Selasa (2/5/2018) malam. 

Shawkan dipenjara sejak 14 Agustus 2013 ketika ia ditangkap saat meliput demonstrasi di Rabba Al – Adawiya Square di Kairo.

Di awal tahun 2017, jaksa pada kasusnya menuntut hukuman mati terhadap dirinya.

Ia dipilih sebagai penghargaan terhadap keberanian dan komitmennya dalam kebebasan berekspresi.

Sementara, nama Guillermo Cano merupakan penghargaan terhadap jurnalis Colombia, Guillermo Cano Isaza.

Guillermo dibunuh di depan kantor majalahnya El Espectador in Bogota, Colombia pada tahun 1986.

(Nashya Tamara dan Veronika Kaban, Delegasi Universitas Multimedia Nusantara pada World Press Freedom Day ( WPFD) 2018)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pewarta Foto Terrhukum Mati Peroleh Guillermo Cano World Press Freedom 2018"

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved