Rusuh di Mako Brimob

Disebut Provokator Rusuh di Mako Brimob, Napi Teroris Ini Dikenal Sopan Selama Sidang

Dari informasi yang berkembang, pemicu bentrokan ini bernama Wawan. Ia tidak terima makanan yang dibawakan oleh keluarganya dilarang masuk.

Disebut Provokator Rusuh di Mako Brimob, Napi Teroris Ini Dikenal Sopan Selama Sidang
Kompas TV
Anggota Densus 88 sedang mendekati sebuah rumah yang dihuni terduga teroris. Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Lerusuhan yang terjadi di Rutam Mako Brimob diketahui antara napi teroris dengan polisi dari Densus 88.

Menurut keterangan kepolisian, bentrok terjadi gara-gara masalah sepele, yakni soal makanan kiriman keluarga yang dipertanyakan napi pada petugas.

Akibat kerusuhan itu, enam orang tewas, lima anggota polisidan satu orang napi.

Sementara itu, satu anggota polisi masih disandera oleh para napi dan hingga saat ini, negosiasi masih berlangsung.

Polisi mengaku hati-hati dalam negosiasi tersebut karena para napi memiliki senjata yang mereka rampas dari petugas yang tewas.

Baca: Senjata yang Dirampas Narapidana Teroris di Mako Brimob Berasal dari Anggota Polisi yang Tewas

Baca: 5 Polisi yang Tewas dalam Kerusuhan di Mako Brimob adalah Anggota Densus 88

Baca: Satu Anggota Polisi Masih Disandera Tahanan di Mako Brimob

Dari informasi yang berkembang, pemicu bentrokan ini bernama Wawan.

Ia tidak terima makanan yang dibawakan oleh keluarganya dilarang masuk oleh petugas.

Wawan kemudian memprovokasi tahanan lain untuk membuka paksa sel mereka.

Soehartono, Hakim Ketua yang memimpin sidang Wawan mengatakan, selama proses persidangan, Wawan tidak memperlihatkan perilaku yang berlebihan.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved