Sekitar 3.000 Anak Indonesia Pernah Diadopsi Warga Eropa, Begini Prosedur Mencari 'Anak Hilang' Itu

Dikutip dari BBC Indonesia, setidaknya ada sekitar 3.000 anak Indonesia yang diadopsi warga Eropa, terutama Belanda di era 1970-an akhir-1980-an awal.

Sekitar 3.000 Anak Indonesia Pernah Diadopsi Warga Eropa, Begini Prosedur Mencari 'Anak Hilang' Itu
BBC Indonesia
Adre Kuik dan ibunya, Kartini saat bertemu di kampung halamannya, Lampung. 

Tjondrowati tetap mempersilakan pencari orang tua kandung untuk datang ke Yayasan Sayap Ibu dan bisa dibantu oleh bagian pengangkatan anak.

Siapa tahu, mereka diadopsi melalui yayasan ini. Kalaupun ternyata mereka tidak diadopsi melalui yayasan ini, maka yayasan tidak dapat membantu.

"Masalahnya biasanya kalau orang Indonesia yang mengadopsi anak Indonesia, biasanya tidak pakai dokumen-dokumenan," kata Eko Murwantoro, tim pencari orang tua kandung dari Yayasan Mijn Roots.

Tanpa itu, menurut Eko, memang luar biasa sulit melacak siapa keluarga kandung. "Kalau pengadopsian di bawah tangan tanpa saksi-saksi, susah sekali," kata Eko.

4. Menggunakan jasa lembaga khusus maupun sosial media

Ada Yayasan Mijn Root yang fokus untuk mencari orang tua kandung anak-anak Indonesia yang diadopsi oleh warga negara asing.

Pada era digital seperti saat ini, salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan menyebarkan informasi melalui media sosial.

Selain media sosial pribadi, ada beberapa akun yang dapat membantu menyebarkan informasi mengenai pencarian orang tua kandung.

Salah satunya adalah halaman Facebook Mencari Orang Tua Kandung.

https://www.facebook.com/mencariorangtuakandung/

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved