Polisi Angkut 72 Tas Berisi Uang dan Perhiasan Serta Ratusan Tas Mewah dari Kondo Istri Najib

Setelah membawa dua truk barang-barang dari kediaman keluarga Najib, giliran kondominium mewah milik Najib dan istrinya, Rosmah Mansor yang digeledah.

Polisi Angkut 72 Tas Berisi Uang dan Perhiasan Serta Ratusan Tas Mewah dari Kondo Istri Najib
malaysiakini.com
Sejumlah tas mewah yang dibawa polisi dari kondominium milik Rosmah Mansor, istri Najib Razak 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Kepolisian Malaysia terus mencari bukti-bukti korupsi dari sejumlah properti milik keluarga mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Setelah membawa dua truk barang-barang dari kediaman keluarga Najib, giliran kondominium mewah milik Najib dan istrinya, Rosmah Mansor yang digeledah.

Hasilnya, polisi menyita 72 kantong berisi uang tunai, 284 kotak berisi tas, jam tangan, perhiasan serta ratusan tas branded.

Kepala Badan Tindak Pidana Polisi Diraja Malaysia, Datuk Seri Amar Singh Ishar Singh, yang memimpin penggeledahan mengatakan, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyelidikan skandal 1MDB.

Polisi memeriksa setidaknya enam lokasi, terdiri dari rumah, konfominioum serta kantor Perdana Menteri yang belum ditempati oleh penggantinya, Mahathir Mohamad.

Baca: Begini Mahathir Menyambut Puasa. Beli Sandal Bata Rp 40 Ribu dan Kemeja Beli 1 Gratis 1

Baca: Anwar Ibrahim Soal Najib Razak: Dia Pasti Dihukum, Sulit Bagi Dia Menghindari Penjara

Baca: TERUNGKAP! Najib Razak 2 Kali Telepon Anwar Ibrahim Malam Setelah Kalah Pemilu. Ini yang Dibahas

Baca: Polisi Seharian Mengebor Brankas yang Diambil dari Rumah Mantan PM Najib Razak. Apa Isinya?

Di kediaman Najib di Taman Duta, Rabu malam hingga Kamis dinihari, polisi juga membawa dua truk barang.

Kendati tidak diketahui pasti isinya, namun para wartawan yang menyaksikan penggeledahan itu melihat ada ratusan tas mewah dalam kotak asli, seperti Hermes, Gucci dan lainnya.

Polisi juga menemukan brankas, namun butuh seharian untuk membongkar brankas tersebut.

Pihak Najib mengatakan bahwa penggeledahan itu adalah pelecehan bagi keluarganya karena dilakukan pada malam pertama Ramadan.

Namun polisi mengatakan, mereka tidak berniat melecehkan siapa pun. 

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved