Kisah Yunita Dwi Fitri yang Ngaku Nyaris Jadi Teroris: Saya Merasa Di-Brainwash

"Anak-anak muda mesti lebih waspada. Mereka mengincar anak-anak muda. Penampilan mereka biasa saja, tidak mencurigakan," ungkap Yunita

Kisah Yunita Dwi Fitri yang Ngaku Nyaris Jadi Teroris: Saya Merasa Di-Brainwash
BBC
Dua belas tahun silam, Yunita Dwi Fitri mengalami peristiwa yang membuatnya nyaris terjerumus dalam kegiatan sebuah kelompok yang menghalalkan kekerasan 

Tidak lama kemudian, perempuan itu meneruskan pertanyaannya: "Boleh enggak saya ajak teman saya ke sini, kita belajar bareng tentang tafsir Alquran?" Yunita, yang masih penasaran, mengiyakan.

'Sangat sopan sekali'

Sesuai janji, perempuan itu mengajak rekannya seorang perempuan berjilbab - yang usianya sekitar 22-23 tahun - ke kamar kos Yunita.

"Ngomongnya tertata banget, duduknya pun sangat sopan sekali," ungkap Yunita menggambarkan sosok tamunya itu.

Di hadapannya, perempuan itu meminta Yunita membuka Alquran dan diminta membacakan sejumlah ayat.

Menurutnya, sang tamu tidak memberi kesempatannya untuk bertanya.

"Pokoknya, kalau disimpulkan, harus jihad segala macam... Intinya kalau ada orang kafir, bunuhlah. Seolah-olah menyuruh saya seperti itu," kata Yunita.

Dia mengaku kaget dan seperti kehilangan kata-kata saat menyimak ucapan sang tamu tersebut.

"Masak sih kayak gitu... Dalam batin, saya tetap ada penolakan. Masak sih kayak gitu."

Pertemuan yang berlangsung tidak sampai satu jam itu ini akhirnya berakhir, "tanpa ada basa-basi," ujar Yunita mencoba mengingat lagi kejadian itu.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved