Malaysia Bentuk Satgas Pemburu Uang Negara Rp 64 T dari Skandal 1MBD, 4 Hal Ini Patut Diketahui

Satgas ini diberi kewenangan bekerja sama para aparat penegak hukum di sejumlah negara untuk menyita dan mendapatkan kembali uang negara.

Malaysia Bentuk Satgas Pemburu Uang Negara Rp 64 T dari Skandal 1MBD, 4 Hal Ini Patut Diketahui
malaysiakini.com
Sejumlah tas mewah yang dibawa polisi dari kondominium milik Rosmah Mansor, istri Najib Razak 

TRIBUNBATAM.id- Perdana Menteri Mahathir Mohamad pada Senin (21/5/2018) kemarin mengumumkan pembentukan satuan tugas (Satgas) yang menyelidiki dugaan korupsi hampir Rp64 triliun di lembaga investasi negara, 1MDB.

Lembaga 1MDB dibentuk oleh PM Najib Razak, yang mengalami kekalahan di pemilihan umum.

Satgas ini diberi kewenangan untuk bekerja sama dengan para aparat penegak hukum di sejumlah negara untuk menyita dan mendapatkan kembali uang negara yang hilang.

Berikut beberapa hal yang penting yang kudu diketahui soal Satgas dan kasus 1MDB:

Mengapa baru sekarang dibentuk?

Pembentukan satgas ini tak lepas dari kemenangan oposisi Pakatan Harapan dalam pemilu 9 Mei lalu.

Pemimpin oposisi yang juga mantan PM, Mahathir Mohamad, dalam kampanye berjanji akan membuka kasus dugaan penyalahgunaan dana ratusan juta dolar di 1MDB.

Baca: Terkait Skandal 1MDB, Najib Diperiksa KPK. Begini Sikapnya ke Wartawan yang Mengerumuninya

Baca: Rumah Mantan PM Malaysia Najib Razak Digeledah. Petugas Bawa Belasan Tas Berisi Uang

Baca: Najib Razak Tiba-tiba Ganti Pengacara dengan Sosok yang Pernah Bela Anwar Ibrahim

Satgas ini antara lain memiliki tugas menyita aset dan mengambil langkah-langkah hukum untuk meminta pertanggungjawaban orang-orang yang diduga menyalahgunakan dana negara di 1MDB.

Siapa saja yang masuk menjadi anggota Satgas?

Beberapa pejabat senior dan mantan pejabat masuk menjadi anggota, di antaranya Abdul Gani Patail, mantan jaksa agung yang dipecat pada 2015.

Halaman
123
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved