Terlalu Sayang pada Tas Louis Vuitton-nya, Pria Ini Rela Ditembak Perampok bahkan Nyaris Tewas

"Tembakan ketiga begitu dekat sehingga saya hari ini bakal menjadi ajal saya," kata Kluting.

Terlalu Sayang pada Tas Louis Vuitton-nya, Pria Ini Rela Ditembak Perampok bahkan Nyaris Tewas
Oddity Central/Wood TV
Jerad Kluting dan tas Louis Vuitton seharga Rp 24 juta. Dia menolak menyerahkan tas tersebut ketika ditodong Senin (21/5/2018). 

TRIBUNBATAM.id, HOLLAND TOWNSHIP - Jerad Kluting begitu menyukai tas Louis Vuitton seharga 1.700 dolar Amerika Serikat (AS), sekitar Rp 24 juta, ketika pertama kali melihatnya.

Dia bekerja keras dan menabung untuk bisa membeli tas mewah tersebut.

Karena itu, dia tidak bisa menyerahkan tasnya begitu saja ketika ditodong.

Dilansir Oddity Central Kamis (24/5/2018), Kluting tengah berjalan pulang menuju rumahnya di Holland Township pada Senin (21/5/2018) waktu setempat.

Tiba-tiba perampok bertopeng datang, mencabut pistol dari sabuknya lalu menodongkannya ke arah Kluting seraya meminta tasnya.

Permintaan si perampok jelas tidak bisa dipenuhi oleh Kluting.

Sebab, dia telah menabung sedikit demi sedikit untuk mendapatkan tas mewah tersebut.

"Saya berkata kepadanya 'kau tidak akan bisa mendapatkan tas ini. Saya bekerja keras untuk membelinya'," ujar Kluting kepada Wood TV.

Perampok bertopeng itu tidak bisa menerima pembelaan Kluting.

Baca: Pertemuan Donald Trump-Kim Jong-un Batal, Koin Perdamaian Keduanya Tetap Diburu dengan Mahal

Baca: Bos Twitter Ternyata tak Punya Laptop dan Sedikit Pakai Ponsel. Dia Mengandalkan Ini untuk Kerja

Dia menembakkan pistolnya ke udara sebagai peringatan bahwa dia serius.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved