Berita Batam
Investor Singapura Dapat Kemudahan Lewat Layanan I23J di BP Batam
Melalui program I23J BP Batam, perusahaan ini langsung mendapatkan delapan perizinan di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu BP Batam
Penulis: Dewi Haryati | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Investor yang masuk ke Batam dan memanfaatkan layanan Izin Investasi 3 Jam (I23J) dari BP Batam bertambah.
Kali ini datang dari investor asal Singapura. PT Cipta Adil Industries menanamkan investasinya sebesar Rp 50 miliar.
Perusahaan ini akan memproduksi daur ulang barang bukan logam (KBLI 38302) bijih plastik.
Baca: Soal Polemik Gaji BPIP, Mahfud: Kami Terima Gaji Lebih Kecil dari Anggota DPR
Baca: Sidang Kasus Bauksit PT AIPP! Hakim Tanya Saksi Ahli Pakai Perumpaan Tilang, Ini Jawaban Saksi!
Baca: Hadirkan Masakan Kampung, Paket Buka Puasa di Sari Bumbu Resto Batam Hanya Rp 80 Ribu
Kedatangan investor itu disambut Deputi Bidang Pelayanan Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, Rabu (30/5) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam.
"Melalui serah terima perizinan I23J ini diharapkan investasi di Kota Batam tumbuh dan berjalan baik, dan juga bisa menyerap tenaga kerja," kata Dwi dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun.
Tentunya juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Tak kalah penting diharapkan dapat berpastisipasi memajukan negara.
"Dengan bertambahnya investor yang masuk ke Batam ini menunjukkan bahwa Batam masih punya prospek bagus dibandingkan negara-negara lain untuk berinvestasi," ujarnya.
PT Cipta Adil Industries diperkirakan akan memperkerjakan sekitar 10 orang karyawan.
Melalui program I23J BP Batam, perusahaan ini langsung mendapatkan delapan perizinan di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam hanya dengan tempo tiga jam. (wie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/deputi-iii-bp-batam-dwianto-eko-winaryo_20180531_132742.jpg)