Perancis Larang Nonton Bareng Perhelatan Akbar Piala Dunia karena Masalah Ini

Larangan nonton bareng piala dunia dikeluarka pemerintah Perancis. Negara ini menjadi negara pertama yang mengeluarkan larangan tersebut.

Perancis Larang Nonton Bareng Perhelatan Akbar Piala Dunia karena Masalah Ini
TWITTER/PSG
Selebrasi Pemain PSG usai mengalahkan AS Monaco 7-1 dan mengunci gelar juara Liga Perancis musim 2017-2018 

TRIBUNBATAM.id, PARIS - Larangan nonton bareng piala dunia dikeluarka pemerintah Perancis.

Perancis memang menjadi negara pertama yang melarang nonton bareng dengan menggunakan layar lebar selama perhelatan Piala Dunia 2018.

Larangan ini diberlakukan demi mengurangi risiko kerumunan massa yang menjadi sasaran empuk aksi-aksi terorisme.

Langkah larangan nobar di ruang publik ini diumumkan Kementerian Dalam Negeri Perancis pada Kamis (31/5/2018).

Ajang nonton bareng ini seringkali digelar di ruang publik, biasanya di pusat kota, yang dihadiri ribuan orang yang menyaksikan siaran langsung sepak bola lewat layar lebar.

"Di tengah maraknya ancaman terorisme, maka prosedur keamanan yang digunakan dalam Piala Eropa lalu terpaksa diberlakukan kembali," demikian Kemendagri Perancis.

Menurut sejumlah media Perancis, sejumlah pejabat di kota-kota kecil mengabaikan perintah tersebut dan tetap dengan rencana awal menghelat nonton bareng di ruang publik.

Mendapat tentangan seperti ini, pemerintah pusat Perancis memperingatkan pemerintah lokal bahwa keamanan warga menjadi tanggung jawab mereka.

Baca: Jadwal Lengkap Piala Dunia 2018 di Rusia. Waktu Pertandingan Ramah Bagi Penonton Indonesia

Baca: Apakah Mohamed Salah Bisa Bela Mesir di Piala Dunia? Begini Kata Fisioterapis Liverpool

Baca: AFA Argentina Susun Panduan Selingkuh Bagi Wartawan yang Meliput Piala Dunia di Rusia

"Nonton bareng seperti ini, yang digelar di bawah tanggung jawab mereka, hanyua bisa dilakukan di tempat tertutup dan terkontrol, seperti stadion," tambah Kemendagri Perancis.

Perancis masih dalam kondisi siaga setelah menjadi korban sejumlah aksi teror di Paris dan Nice yang menewaskan 216 orang.

Aksi terbaru adalah yang dilakukan remaja Chechnya berusia 18 tahun, Khamzat Azimov.

Bersenjatakan pisau Azimov beraksi di pusat kota Paris yang menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya.

Awal pekan ini, seorang pria menembak mati dua polisi dan seorang warga sipil di kota Liege, Belgia. (kompas.com/Ervan Hardoko)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Antisipasi Serangan Teror, Perancis Larang Nobar Piala Dunia"

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved